Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Ekonomi

​Kopi Sumbar Dijajakan Hingga Belgia


Padang, Prokabar. Kopi Sumbar dari dulu hingga sekarang, punya gengsi tersendiri. Tak salah dulu, kopi dijadikan komoditi utama Bangsa Belanda, untuk dibawa ke tanah Eropa. Akibatnya masyarakat terpaksa minum daun kopi, atau dikenal dengan kopi kawa daun.

Lalu sekarang, kopi asal Sumbar masih saja dilirik. Saat ditawarkan oleh gubernur ke perusahaan Molenbergnatie di Belgia, ternyata mendapat sambutan positif. Perusahaan itu adalah pengumpul dan pemasok kopi terbesar di Eropa. Kopi Nestle, Starbuck dan lain lain, diambil dari perusahaan ini.

Kata manager perusahaan itu, kopi sumbar merupakan salah satu kopi terbaik di dunia. Tak salah perusahaan yang sudah berdiri 150 tahun lalu ini, mencari bibit kopi kualitas unggul di Sumbar.

Menanggapi hal ini Gubernur Sumbar yang melakukan kunjungan ke Eropa, meminta daerah memanfaatkan peluang ini. ” tentu yang dibeli adalah kopi dengan kualitas terbaik” Kata Irwan Prayitno.

Dalam kunjungan tersebut juga diikuti oleh Bupati Agam, Solok Selatan dan Sijunjung. Ketiga daerah ini mengaku menyanggupi untuk membuat kopi kualitas ekspor. (eda)

Berani Komen Itu Baik

To Top