Peristiwa

​Keramik China di Laut Mandeh Ditemukan Nelayan


Pesisir Selatan – ProKabar. Ada Harta Karun di Perut Perairan Mandeh
 Perairan Mandeh ternyata tidak hanya menyimpan keindahan alam tapi juga hal lain. Di dalam perutnya ada benda yang tidak disangka-sangka, benda bersejarah dari kapal karam zaman lampau. 

Nelayan yang sedang menjaring ikan, secara tidak sengaja menemukan berbagai jenis benda keramik,seperti piring, gelas, koin dan beragam benda lainnya. Penemuan ini terjadi di kawasan Sungai Nyalo, Kawasan Mandeh, Pesisis Selatan, Sumatera Barat, Senin (15/05/2017).

Baca Juga :  Saya Bawa Bom, Saya Teroris

Saat ini harta karun tersebut dikumpulkan untuk diteliti lebih lanjut. Belum diketahui temuan tersebut berasal dari tahun berapa. Kuat dugaan barang barang ini adalah sisa dari kapal yang tenggelam di perairan Mandeh. 

Keramik berupa piring gelas dan perkakas lainnya itu diperkirakan buatan China. Kapal-kapal China dan Portugis memang pernah dilaporkan karam di sana

Baca Juga :  Perangi Teror, Dandim Rangkul Semua Tokoh Lintas Agama

Kawasan Pesisir Barat sejak dahulu dikenal dengan lalu lintas kapal yang cukup sibuk. Kapal Belanda, Cina dulu mondar-mandir di perairan ini, membawa beragam hasil bumi, sebut saja rempah rempah, emas dan lain lain.

Jalur ini juga menjadi jalur “sutra” laut, karena menghubungkan India dan eropa pada kala itu.

Salah satu bukti sejarah yang masih tersimpan adalah keberadaan MV Boeloengan, yang tenggelam di perairan Mandeh sekitar tahun 1942. Kini para penyelam bisa menikmati kapal kargo milik Belanda di kedalaman 20 Meter. 

Baca Juga :  Pengangguran Diploma Banyak di Ranah Minang

Bukti sejarah lain banyaknya peninggalan Belanda di kawasan pesisir ini. Seperti Benteng di Pulau Cingkuak dan pusat listrik mikrohidro di Nagari Tambang.

Laut tenang ini mulai ramai selepas Melaka jatuh ke tangan Portugis pada 1511. (laf)

Berani Komen Itu Baik

To Top