Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

​Kantor Go-jek Padang Disegel

Dibaca : 993

Padang, Prokabar – Unjuk rasa sopir angkot, berbuah manis bagi mereka. Kantor Go-jek ditutup. Penutupan ini mengisyaratkan pemerintah tidak pro terhadap transportasi berbasis online. Kantor itu ditutup oleh Dinas Perhubungan Sumbar. Alasannya, tidak ada izin operasional untuk Sumatera Barat. 
Keputusan itu membuat masyarakat kecewa. “saya terbantu dengan gojek dan grab, pulang kantor tidak was was lagi  karena tidak ada angkot” Kata Dewi, salah satu karyawan swasta. 

“tidak ngaruh ditutup kantornya, aplikasinya tetap jalan kan? Biar aja ditutup,” kata Susi yang sedang menunggu Go Car. 

Sejak Rabu (20/9) pagi hingga siang, sopir angkot dari berbagai jurusan memarkir mobilnya di kantor gubernur Sumbar. Mereka menuntut pemerintah untuk menghentikan layanan transportasi online.

Akibatnya penumpang yang rata rata anak sekolah terlantar. sebagian lagi memilih gojek dan go car untuk sampai ditujuan masing masing. Ditambah lagi hujan yang turun cukup lebat. Pelajar mengeluh. 

“semoga saja sopir angkot bisa berubah sikap dalam melayani penumpang, jangan hanya sekedar demo demo saja,” harap Budi. (laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top