Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

​Idul Adha Hari Jumat, Bolehkah tidak melaksanakan Shalat Jumat?

Dibaca : 1.4K

Padang, Prokabar – Hari raya Idul Adha tahun ini jatuh pada Hari Jumat, tidak ada perbedaan pelaksanaan Shalat Ied, kecuali pengikut Tarekat Naqsabandiyah. Naqsabandiyah berhari raya pada Kamis (31/8/2017).
Pada Hari Jumat, umat islam, khususnya yang laki laki, mengerjakan dua shalat jamaah, yaitu shalat ied dan shalat jumat. Tapi ini muncul pertanyaan, bolehkah tidak melaksanakan Shalat Jumat, dan diganti dengan Shalat Zuhur?

Menurut ustadz Irsyad Syafar, ada beberapa pandangan ulama tentang persoalan ini. Jumhur sebagian ulama menyatakan tidak gugur jumat. Tetap wajib shalat jumat. Sedangkan Syafiiyah, menyatakan gugur bagi yang jauh di pelosok saja. Lalu Hambali menyatakan gugur jumat bagi yang sudah Ied, kecuali imam, tetap wajib.

“Maka, masing masing pendapat ini bisa dipakai, karena punya hujjah dan dalil. Tidak mutlak juga pendapat jumhur menjadi paling benar. Dlm situasi yg pas, pendapat yg bkn jumhur menjadi kuat. Seperti juga saat bayar zakat fitrah, yg menurut jumhur tdk boleh pakai uang,” terang Ustad Irsyad Safar.

“Maka mari saling menghormati,” sambungnya.

Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban merupakan salah satu hari sangat penting bagi umat islam. Bagi yang menunaikan ibadah haji 10 Zulhijjah merupakan puncak dari pelaksanaan haji. Sedangkan umat muslim lain, pada hari raya ini melakukan ibadah kurban. Tahun ini kebanyakan masyarakat menyembelih hewan kurban pada Hari Sabtu. (laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top