Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

​Dimana Makam Ade Irma Suryani ?

Dibaca : 5.3K

Rumah Jenderal Nasution, dinihari 1 Oktober 1963:
“Siapa di sana. Letakkan senjata!” bentak segerombolan tamu sambil menodongkan senjata.

“Saya Nasution,” katanya seorang gagah.

“Dor!” 

Letnan Satu Corps Zeni, Pierre Andreas Tendean, ajudan Nasution itu tewas.

Dimana Nasution pada malam sehitam kuda hitam itu? Diselamatkan sang istri lewat pintu belakang, tapi peluru belum berhenti, seorang bocah, berusia 5 tahun, ditembus enam butir peluru Cakrabirawa. Ia berusaha jadi tameng.

Dialah Ade Irma Suryani Nasution. Ia dilarikan ke rumah sakit dan nyawanya tak bisa ditolong setelah 6 hari berjuang melawan maut. RSPAD Gatot Subroto, sekejap terasa pilu. 

Ade yang sudah jadi lagu itu,lahir 19 Februari 1960 dan meninggal 6 Oktober 1965 pada umur 5 tahun, putri bungsu Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution. Ade terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September yang berusaha untuk menculik ayahnya.

Ade kemudian dimakamkan di samping Balaikota Jakarta Selatan. Makamnya dikelilingi taman-taman indah. Di sekitar makamnya didirikan sebuah monumen sebagai peringatan akan kebiadaban PKI yang merenggut nyawa gadis mungil itu.

Pada awalnya di kawasan balaikota itu adalah makam, kemudian dipindahkan pada 1979 ke Tanah Kusir. meski pindah, bangsa ini tak tega membongkar makam Ade. Maka tinggallah dia sendirian di sana sampai kini.

Makam Ade memiliki nisan dengan marmer putih. Di sisi-sisi nisan itu tulis metronews.com  terukir kaligrafi ayat suci Alquran dan sebuah kalimat dengan ejaan lama berbunyi: Anak Saja jang Tertjinta Engkau Telah Mendahului Gugur Sebagai Perisai Ajahmu.

Sebuah batu tinggi bertuliskan “Monumen Ade Irma Suryani Nasution” berdiri tegak di depan makam, menampilkan sejumlah foto-foto usang yang kini gambarnya sudah tak jelas. 

Peristiwa kelam 1965 itu telah lama berlalu, tapi perihnya masih terasa sampai sekarang. Ade Irma Suryani merupakan korban paling muda dalam peristiwa itu. Anak-anak ini, tak tahu apa-apa.

AT Mahmud, menggubah lagu untuk kita.

Ade Irma Suryani

//Akan kuingat selalu

Ade irma suryani

Waktu dipeluk dipangku ibu

Dengan segala kasih

Kini ia terbaring dipangkuan tuhan

Senang dan bahagia hatinya

Kini ia terlena tertidur terbaring

Nyenyak dipelukan Tuhannya.

(laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top