Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

​Di Padang, Pengendara Akhlaknya Banyak Buruk

Dibaca : 807

Padang, Prokabar – Keluh kesah netizen sadar lalu lintas berbanding terbalik dengan kenyataan di jalan raya.
Pengendara di Padang sesuai pengamatan prokabar.com, selalu tergesa-gesa tak mau memberi jalan pada orang. Mau berbelok, tak dihiraukan.

“Padahal akhlaknya baik waktunya hanya hilang 10 sampai 20 detik. Bahkan semenit pun tak soal. Sayang, tak sabaran,” kata Riki warga luar kota. Ia mengeluh soal lalu lintas Padang yang tak kunjung membaik.

“Coba deteksi pasti kacau lalu lintas di Padang.” Sambungnya.

Yang agak tertib di Khatib Sulaiman- Rasuna Said – Sudirman – Bgd Aziz Chan. Kemudian di A. Yani.

Kecuali A Yani, ada petugas polisi. Di jalan lain lebih pada sesuka hati. Lalu lintas bisa agak bagus bukan karena sadar berlalu lintas melainkan karena takut kendaraannya rusak.

Selain itu, yang bikin ngilu di kota ini, pengendara motor, membawa emosi kemana pergi dan mencampakkannya di jalan.

Belum lagi ketika saat berhenti di traffic light. Semuanya serba buru buru. Belum lagi lampu hijau menyala, sudah banyak kendaraan roda dua yang membunyikan klaksonnya. Rasa dia saja yang punya jalan.

“Saya pernah bertengkar gara gara bunyi klakson ini, tidak ada tenggang rasa di jalan raya” Kata Junaidi kepada Prokabar.com

Keluh kesah buruknya lalu lintas di Padang selaras dengan maju tidaknya kota ini. Jalan raya adalah cermin peradaban. (eda)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top