Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Artikel

​Bawang Putih: Dari Pedalaman Tiongkok Masuk Sampai ke Dapurmu!


Jakarta,Prokabar – Bawang putih yang berserakan di dapur punya cerita panjang. Tidak hanya soal penyedap, tapi harga diri petani Indonesia.
Bawang yang kita kupas dan goreng itu, ternyata 95 persen adalah diimpor dari negara lain. Yang paling banyak dari Tiongkok. 

Indonesia dengan lahan subur tidak mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Kebun bawang putih hanya seluas 2100 hektar saja. Untuk swasembada setidaknya Indonesia butuh 72 ribu hektar lahan.

Baca Juga :  Mobil Innova Terjun ke Jurang, 2 Orang Tewas

“Malu kita, karena itu pemerintah kerja keras, 2019 kita swasembada bawang putih,” Jelas Direktur sayur dan obat Kementrian Pertanian, Prihastoyo.

Tahun 90 an Bawang putih Indonesia pernah berjaya. Tidak hanya swasembada, tapi diekspor ke negara lain.

Bawang putih yang ditumbuk menjadi gulai dan rendang, jelang lebaran,semakin dicari. Seandainya negara lain tidak mau memasok bawang putih, apalah rasanya rendang minang. Tentu tidak akan menjadi makanan terlezat lagi. (rkm)

Berani Komen Itu Baik

To Top