​Bawang Putih: Dari Pedalaman Tiongkok Masuk Sampai ke Dapurmu!

Penulis -

Selasa, 13 Juni 2017 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Prokabar – Bawang putih yang berserakan di dapur punya cerita panjang. Tidak hanya soal penyedap, tapi harga diri petani Indonesia.
Bawang yang kita kupas dan goreng itu, ternyata 95 persen adalah diimpor dari negara lain. Yang paling banyak dari Tiongkok. 

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Indonesia dengan lahan subur tidak mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Kebun bawang putih hanya seluas 2100 hektar saja. Untuk swasembada setidaknya Indonesia butuh 72 ribu hektar lahan.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

“Malu kita, karena itu pemerintah kerja keras, 2019 kita swasembada bawang putih,” Jelas Direktur sayur dan obat Kementrian Pertanian, Prihastoyo.

Tahun 90 an Bawang putih Indonesia pernah berjaya. Tidak hanya swasembada, tapi diekspor ke negara lain.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Bawang putih yang ditumbuk menjadi gulai dan rendang, jelang lebaran,semakin dicari. Seandainya negara lain tidak mau memasok bawang putih, apalah rasanya rendang minang. Tentu tidak akan menjadi makanan terlezat lagi. (rkm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB