Trending | News | Daerah | Covid-19

Musik

Wow! Ini Alasan Produser Langit Biru Garap Video Klip ‘Datanglah Ceria’ di Turki

Dibaca : 234

Jakarta, Prokabar — Siapa sangka dibalik proses pembuatan album ‘Euphoria’ mahakarya Bagoes AA ternyata penuh liku. Direktur Langit Biru, Dian Sarastuti menyebut bila proses pembuatan album ini sudah dilakukan 10 tahun yang lalu.

“Sebenarnya proses pembuatan album Euophoria sudah sejak 10 tahun lalu. Namun baru rilis sekarang,” jelas Dian pada Prokabar.com.

Sebagai kendala mengapa album ini baru launching karena kondisi kesehatan Bagoes AA dan masa pandemi Covid-19. “Kemarin ini lebih kepada kondisi kesehatan Bagoes AA yg sempat sakit dan juga pandemi covid-19,” jelasnya.

Meski demikian, keseruan selama proses pembuatan album dirasakan tim Langit Biru. “Serunya karena banyak penyanyi dan musisi hebat yang terlibat didalamnya. Dari proses memilih lagu dan pembuatan video klipnya yang dibuat di Indonesia dan Istanbul,” tambahnya lagi.

Salah satu single yang dipopulerkan penyanyi Utha Likumahuwa, ‘Datanglah Ceria’ kembali dinyanyikan Richard Christian. Mengambil keindahan panorama Istanbul, Turki, video klipnya berasal dari ide dari director video klip Langit Biru.

“Pemilihan Istanbul, Turki sebagai lokasi pembuatan video klip ini, karena selain cocok dengan lirik dan jenis lagunya. Kami juga ingin mendapatkan visual yang baru dan fresh untuk memanjakan penggemar musik Indonesia,” terang Geni Dinihari selaku Executive Producer Langit Biru.

“Disetiap video klip yang kami buat pun berbeda, kebetulan kami langsung membuat tiga video klip sekaligus. Yaitu ‘Datanglah Ceria’, ’17 Setengah Tahun Keatas’ yang dinyanyikan Richard serta ‘Emily’ yang dinyanyikan oleh Wansyah,” ujar Geni menambahkan.

Album ‘Euphoria’ berisikan empat lagu baru dan tiga lagu daur ulang. Semua karyanya itu dilantunkan sederet penyanyi kenamaan. Seperti ‘Datanglah Ceria’, ’17 Setengah Tahun Keatas’ (Richard Christian), ‘Emily’, ‘Yang Terbaik untuk Kita’ (Wansyha Fadli), ‘Euphoria’ (Sita Nursanti, Bagoes AA & Iwan Zen), ‘Cintanya Dia’ (Carlo Saba), ‘Memiliku Disaat Begini’ (Sita Nursanti). (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top