Jakarta, Prokabar — Usai Perayaan malam pergantian tahun, petugas pun langsung melakukan pembersihan di seluruh wilayah Jakarta. Total 327 ton sampah yang berhasil dikumpulkan.
“Sampah yang terkumpul pada malam perayaan tahun baru sebanyak 327 ton. Jumlah ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 780 ton. Pukul 04.00 WIB, Ibukota telah kembali bersih,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji, seperti dalam rilisnya, Selasa (1/1).
Isnawa menjelaskan, jumlah sampah jauh menurun dibanding tahun lalu karena selain turun hujan, sebagian besar warga menuruti imbauan Pemprov DKI Jakarta untuk merayakan pergantian tahun secara sederhana mengingat bencana yang terjadi di beberapa daerah.
Lokasi penyumbang sampah terbanyak, ungkap Isnawa, di antaranya di Kawasan Monas yang berhasil dikumpulkan 45 ton sampah, Bundaran HI dikumpulkan 22 ton sampah, dan sepanjang Jalan Sudirman- M.H. Thamrin dikumpulkan 26 ton sampah.
Isnawa juga memimpin langsung proses pembersihan di Jalan Sudirman-Thamrin, Bundaran HI, Kawasan Monas, Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk, Kota Tua, dan Patung Tani.
“Kami juga tugaskan semua Kasudin, Kepala Bidang, bahkan kepala dan wakil kepala dinas, untuk turun langsung ke lapangan. Sebelumnya, kami pantau semua titik keramaian di Jakarta. Begitu acara usai dan massa mencair, proses pembersihan langsung dimulai,” kata Isnawa
Menurutnya, proses pembersihan dapat dilaksanakan dengan cepat, karena sebelumnya petugas bersama komunitas masyarakat telah membagikan 10 ribu kantong sampah kepada para pedagang kaki lima dan meletakan ribuan dust bin di titik-titik keramaian.
“Kami apresiasi kepedulian warga yang telah meletakan sampah di tempatnya. Itu sangat membantu petugas,” katanya.
Ia menambahkan, proses pembersihan relatif mudah karena sampah banyak yang sudah terkumpul. “Sedangkan untuk pembersihan jalan, kami kerahkan 50 unit road sweeper. Pembersihan pun cepat,” tuturnya. (*/hdp)
















