Usai Konser ‘Journey of Ice’, Rendy Pandugo Ungkapkan Perasaan Ini

Penulis -

Selasa, 24 Desember 2019 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Prokabar – Konser ‘Journey of Ice’ jadi pengalaman berharga bagi penyanyi Rendy Pandugo.

Sepanjang karirnya di industri musik Indonesia, Rendy baru kali ini diberi kesempatan menggelar konser musik di rangkaian Icefest yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang.

Usai menghipnotis penggemarnya dengan karya-karya yang begitu menyentuh, Rendy mengungkapkan perasaannya pada awak media.

“Rasanya lega. Akhirnya sebulan ini yang buaya saya stress sudah dilalui juga. Alhamdulillah berjalan lancar dan saya senang bisa lebih dekat dengan penikmat karya saya,” ucap Rendy.

Selain perasaan lega, Rendy juga mengutarakan isi hatinya. Yaitu tentang aransemen musik yang dibuat lebih leluasa dibanding album miliknya yang bertemakan ‘The Journey’.

“Aransemen dari album The Journey yang saya bawakan di konser ini adalah apa yang saya inginkan. Berbeda dengan albumnya sendiri, banyak perubahan dan ide dari masing-masing produser,” jelasnya.

Penampilan Rendy Pandugo di konser 'Journey of Ice'
Penampilan Rendy Pandugo di konser ‘Journey of Ice’

Alasan Rendy memutuskan merubah aransemen yang ada di albumnya ini bertujuan memberi sensasi yang berbeda.

“Kalau sama dengan albumnya, ngapain lihat konser. Lebih baik dengarkan album saya aja. Memang saya ingin mengeluarkan apa yang jadi aransemen di kepala saya sendiri,” jelasnya.

Tentang konser yang dibuat oleh Gold Light Entertainment sebagai promotor, Rendy sangat beruntung. Karena baru kali ini ada promotor yang mau mengajaknya membuat konser.

“Terimakasih juga buat promotor Gold Light Entertainment yang bersedia membuahkan konser saya. Perjalanan karir saya juga dikisahkan dalam konser ini,” ucap Rendy.

Alim Gunadi selaku CEO Mice & Event Business Sinarmas Land menjelaskan bila Icefest Music Concert ini adalah sebuah perjalanan.

“Konser ini merupakan sebuah perjalanan dari para musisi pilihan. Mulai dari generasi muda diwakili Rendy Pandugo. Sedangkan KLa Project, Glenn Fredly dan Vina Panduwinata akan melengkapi dimana mereka adalah penyanyi legend,’ jelas Alim.

Sebagai informasi konser musik ‘Journey of Ice’ kedepannya akan menampilkan musisi yang tak kalah hebatnya. Mereka masing-masing mengusung tema yang berbeda.

Seperti ‘Living Legend Never End’ KLa Project (26/12), ‘Maturity Beyond Diversity’ Vina Panduwinata & Her Close Friends (27/12) dan ditutup ‘Loving Your Life’ Glenn Fredly (29/12). (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’
‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters
Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 
Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”
Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’
Gelaran Konser ‘GIGINFINITY’, 30 Tahun GIGI Berkarya
Tercatat Jadi Alumni ‘Serdadoe 88’, Lady Rocker Tia Veres Mengaku Teringat Masa Masa Indah di Sekolah
Bawakan Lagu ‘Teman Rasa Pacar’, Lyia Jadi Trending di Youtube

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:59 WIB

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:01 WIB

‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:47 WIB

Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:22 WIB

Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”

Kamis, 12 September 2024 - 15:51 WIB

Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB