Usai Bencana, PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Sungai Tambang dan Takung

Penulis -

Rabu, 22 Januari 2020 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sijunjung, Prokabar – Banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat pada Selasa pagi menyisakan duka mendalam bagi para korban.

Sejumlah infrastruktur pun turut menjadi korban keganasan banjir bandang tersebut. Tidak terkecuali PLN UIW Sumatera Barat yang turut merasakan dampak bencana tersebut.

General Manager PLN UIW Sumatera Barat, Bambang Dwiyanto yang dijumpai saat pelaksanaan Apel Bulan K3 Nasional di Padang menjelaskan bahwa ada sejumlah asset PLN yang turut terkena imbasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Memang benar ada sejumlah asset PLN khususnya di daerah Sungai Tambang dan Takung yang terkena imbas banjir bandang dan longsor. Tapi Alhamdulillah update per jam 8 malam kemarin sudah 100 persen kita pulihkan. Hal ini berkat kerja keras dan upaya rekan-rekan di lapangan yang langsung cepat tanggap terhadap kondisi yang dialami pelanggan,” jelas Bambang Dwiyanto

Bambang juga menambahkan petugasnya telah berhasil menormalkan 8.350 pelanggan di kedua daerah tersebut. Jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 119,8 kms juga telah kembali beroperasi dengan normal.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Layanan kelistrikan di daerah tersebut sudah normal 100 persen. Sebanyak 82 unit gardu dan 2,15 megawatt (MW) beban juga sudah kembali normal,” tegasnya.

Tidak hanya berupaya untuk menormalkan pasokan kelistrikan di daerah terdampak banjir bandang, PLN UIW Sumatera Barat melalui PLN Peduli turut serta memberikan bantuan bagi warga sekitar lokasi bencana.

“PLN Sumatera Barat melalui PLN Peduli juga sudah mengirimkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan berupa sembako dan tenaga medis sudah kita kirim kesana dan semoga mampu meringankan beban warga yang terdampak bencana di Sungai Tambang dan Takung” tambah Bambang Dwiyanto.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

PLN Sumatera Barat mengimbau para pelanggan untuk segera melaporkan apabila terjadi gangguan kelistrikan selama masa pemulihan bencana banjir bandang dan tanah longsor ini. Petugas pelayanan akan siaga dan siap mengawal kehandalan pasokan listrik bagi warga di lokasi terdampak bencana.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB