Pasaman, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pasaman menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP). Kerjasama ini dalam pengembangan pembangunan kampus UNP di daerah tersebut.
Bupati Pasaman Benny Utama mengatakan, perencanaan pembangunan kampus UNP ini berada di Kecamatan Tigo Nagari.
Dimana kawasan ini merupakan kawasan strategis dalam mengembangkan dan memajukan dunia pendidikan.
“Ada dua tempat lokasi di Kecamatan Tigo Nagari yang kita tawarkan ke pihak UNP namun untuk pilihan lokasi diserahkan ke pihak UNP,” kata Bupati Benny.
Sementara itu, untuk pembangunan infrastruktur jalan ke lokasi kampus UNP akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman serta masyarakat setempat.
Selain itu Pemkab Pasaman juga akan merealisasikan kerja sama kajian analisa jabatan di pemerintah daerah terkait analisa kajian masalah ekonomi Pasaman dan sektor lainnya.
“Di tahun 2022, Pemkab Pasaman kembali melanjutkan program pendidikan gratis 12 tahun bagi seluruh anak-anak di Pasaman.Program ini sempat terhenti di lima tahun terakhir, termasuk melakukan pembenahan kembali program pendidikan anak usia dini, yang lima tahun lalu juga sudah terlaksana program satu jorong satu PAUD di masa kepemimpinan Bupati Pasaman periode 2015-2020,” kata Benny.
Sementara itu, Rektor UNP Profesor Genefri mengatakan Bupati Pasaman Benny Utama sangat peduli terhadap dunia pendidikan. “Kami siap mendukung keinginannya dalam memajukan dunia pendidikan,” kata dia.
Saat ini UNP tercatat sebagai Universitas terbesar di Pulau Sumatera, dengan jumlah mahasiswa 50.000 orang.
Kampus ini memiliki tujuh kampus yang tersebar yakni Padang, Bukittinggi, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Painan dan selanjutnya di Kabupaten Pasaman yang menjadi kampus kedelapan.
“Kampus UNP di Kabupaten Pasaman rencananya untuk prodi jurusan pendidikan, pertanian dan kepariwisataan,” kata dia.
Ia mengatakan Sumatera Barat adalah daerah yang minim potensi sumber-sumber usaha ekonomi, karena potensi sumber daya manusia yang handal di daerah harus dikembangkan dan diangkat melalui jalur pendidikan.
“Keunggulan Sumatera Barat terletak pada sumber daya manusia artinya pembangunan Sumatera Barat semestinya dititik beratkan pada bidang pembangunan manusia,” jelas professor Ganefri.
Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pasaman berada di nomor dua terakhir, atau hanya satu tingkat di atas Mentawai.
“Kami merasa optimis, bahwa dibawah kepemimpinan Benny Utama, Kabupaten Pasaman akan lebih baik, dan UNP siap mendukung kenaikan IPM Pasaman di bidang pendidikan,” kata rektor.
Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama antara UNP dan Pemkab Pasaman. (Ola)
















