UIN Berkesempatan Berbenah dengan Adanya ‘Merdeka Belajar Kampus Merdeka’

Penulis -

Sabtu, 13 November 2021 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar.com – Revolusi Industri 4.0 menuntut revitalisasi dalam dunia akademik, antara lain melalui evaluasi dan pemutakhiran Kurikulum.

“Kini dengan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), tantangan yang hendak dicapai adalah terbukanya peserta belajar untuk mengembangkan dan melengkapi diri sesuai dengan zaman kebutuhan,” ungkap Prof. Dr. Ilza Mayuni, M.App.Ling di hadapan Civitas Akademika Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Jumat malam (13/11).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dalam pengembangan Kurikulum, studi penelusuran, evaluasi diri, dan benchmarking perlu dilakukan untuk menetapkan profil lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

BACA JUGA : Dakwah Digital; Pintu Berbuat Kebaikan tanpa Mengenal Batasan Ruang dan Waktu

Pemutakhiran Kurikulum perlu dituntaskan dan di evaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan atas dinamika sosial kehidupan yang terus mengalami perubahan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Tidak perlu alergi dengan keadaan ini. Mari berbenah demi kemajuan. Tentu saja ada aturan dalam MBKM, dibuat melalui kerja sama di dalam Program Studi, Fakultas, Universitas, serta antaruniversitas,” ungkap Pengurus Iluni UIN Imam Bonjol Padang Cabang Jakarta ini.

Alumni IAIN Imam Bonjol Padang 1978 ini mengungkapkan, UIN Imam Bonjol Padang harus mencari distingsi yang kuat dan kokoh sebagai ciri utama agar alumni bisa diandalkan stakeholder.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dekan FDIK UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Wakidul Kohar, M.Ag menyatakan pergeseran dari model Kurikulum 2013 (Kurtilas) dan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) ke MBKM sebuah terobosan yang mesti dimaknai sebagai tantangan dan kesempatan.

“Teknologi Informasi dan Pandemi Covid-19 telah membuka menyadarkan, jangan pernah berhenti berbenah,” tegas Wako, demikian ia akrab disapa. []

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB