Daerah

Tour De Maninjau Untuk Save Maninjau

Agam, Prokabar — Ratusan Pembalap Sepeda Senior dan Pemula turut andil ajang Tour De Maninjau pertama di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (29/9). Panjang rute 65 Km dari Kantor Bupati Agam, Lubuk Basung dan finis di depan jalan Makodim 0304 Agam, Kota Bukittinggi. Kegiatan dipelopori Dandim 0304 Agam, Letkol Kav. Salim Kurniawan Dewantara yang dihadiri langsung Danrem 032 Padang, Brigjen TNI Mirza Agus beserta Danlantamal II Padang, Danlanut Padang dan Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria.

Menurut Brigjen TNI Mirza Agus, kegiatan dalam rangka memperingati Hut TNI Ke 73 sekaligus mengkampanyekan pentingnya penyelamatan Danau Maninjau. “Alhamdillah, kegiatan kita berjalan lancar dan meriah. Kita bersama dengan Danlantamal, Danlanut, Bupati Agam dan Walikota Bukittinggi. Ini proses sudah berjalan dari 3 bulan yang lalu, ide dari kami dan bersama forkopimda Agam dan Bukittinggi dapat disetujui sebelum 5 Oktober 2018,” Kata Brigjen Mirza Agus.

Ia melanjutkan, Ide awalnya hanya Tour De Maninjau. Karena sepakat akhirnya ditambah dengan ivent Fun Bike. Jumlah Peserta kurang lebih 3000 orang Fun Bike dan 150 orang peserta Tour De Maninjau. Peserta berhasil mencapai finis pertama 2,17 menit. “Kami mengharapkan dengan awal yang baik ini kita semuanya bersatupadu lagi. Insya Allah untuk tahun depat diulangi dengan lebih baik lagi,” Ungkap Brigjen TNI Mirza Agus.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan sangat mengapresiasi TNI yang peduli menjadikan isu Maninjau sebagai ikon utama kegiatan olahraga sepeda tersebut. “Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Agam sangat mengucapkan terimakasih kepada Danrem 032. Tidak hanya mengangkat potensi atlet sepeda Se-sumbar, juga daerah tetangga seperti Jambi, Riau, Pekanbaru, Kalimantan, Medan daln lainnya,” terang Farhan.

Selain itu lanjutnya, sebagai penanggungjawab “Save Maninjau” dengan diangkatnya ikon Maninjau, ini juga samakin mengkampanyekan. “Disaksikan banyak orang segala penjuru, sekaligus mengangkat Maninjau sebagai Ikon Sumatra Barat bahkan Nasional kita terus berupaya menuntaskan pencemaran Danau cepat terselesaikan,” pungkasnya.

Fito Bakto Prilanje, Atlet sepeda asal Pontianak, Kalimantan Barat mewakili LBC (Langkisau Bike Club) Pesisir Selatan, Juara I Tour De Maninjau klas senior menyebutkan rute yang dilalui sangat menantang dengan tanjakan sangat berat. Saat penurunan pun perlu kehati-hatian dan cukup ekstrim. “Untuk Hadiah pada Ivent Nasional cukup besar dengan nilai Rp10 juta ditambah medali dan 1 unit sepeda motor. Dan saya rasa kalau waktunya bisa disesuaikan dengan jadwal pertandingan di Jawa, mungkin iven Tour De Maninjau ini sangat ramai dihadiri rekan-rekan atlet kita dari sana,” ungkap Fito.

Tidak hanya itu lanjutnya, Promosi dengan persiapan panitia melaksanakan ini sangat pendek. “Saya sendiri dapat informasi ini dari media sosial facebook. Untuk kedepan kami berharap promosi informasi kegiatan dapat lebih lama di segala media sosial dan media nasional,” tutup Atlet Nasional yang sudah 5 kali mengikuti Tour De Singkarak Sumbar ini. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top