Nasional

Tol Padang-Pekanbaru Tidak Dipindahkan, Ini Kata Gubernur Sumbar

Padang, Prokabar – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menegaskan tidak mendapatkan laporan dari PT. Hutama Karya yang menjadi pelaksana, terkait pemindahan pengerjaan tahap awal tol Padang – Pekanbaru,

“Kata siapa pindah? Tidak ada pindah. Proses tetap jalan, cuma pengerjaan fisik tertunda itu baru betul,” ujarnya, kemarin.

Malah, katanya, perusahaan Jepang yang investasi baru saja dari Sumbar dan menyatakan siap membangun terowongan sepanjang 7 kilometer di Agam.

Dijelaskannya, persoalan fisik tertunda karena belum ada kesepakatan harga lahan dengan masyarakat. Karena harga ganti rugi terbilang murah, masyarakat pun tidak menolak tol, namun menolak harga tanah yang murah.

Terkait persoalan harga, Pemprov Sumbar akan mengusulkan agar ada kenaikan harga sehingga persoalan dengan masyarakat selesai dan pengerjaan segera dilaksanakan.

“Tol Padang-Pekanbaru masuk program strategis nasional. Jadi tidak ada kata tertunda, batal dan mangkrak. Jalan terus namun kendala di lapangan tentu ada. Itu yang akan kita selesaikan,” jelasnya.

Gubernur mengaku juga tidak mendapatkan kabar soal mobilisasi alat dari Sumbar ke Pekanbaru sebagai bentuk pemindahan pengerjaan. “Siapa yang bisa mobilisasi alat. Kalau ada pemindahan tentu Hutama Karya ngomong ke kami,” ujarnya.

Sementara Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menjelaskan, sejak ground breaking oleh Presiden Jokowi, pengerjaan telah berjalan sebagai bukti jalan telah dibuka 2,4 kilometer dengan lebar 60 meter.

“Masyarakat tidak menolak tapi mereka minta kepastian harga jangan terlalu murah. Kami akan carikan solusi ini,” jelasnya.(*/mbb)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top