‘TIKI-JNE Iduladha Bareng’, Bagikan Daging Hewan Kurban Untuk Lima Ribu Orang

Penulis -

Selasa, 13 Agustus 2019 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Momen Idul Adha tahun ini, TIKI-JNE berbagi daging hewan kurban kepada karyawan kedua perusahaan dan masyarakat sekitar Yayasan Tuna Netra dan Masjid Jami Soeprapto Soeparno, Jakarta.

TIKI dan JNE menyiapkan 30 ekor sapi dikurbankan dan dagingnya akan dibagikan kepada sekitar lima ribu. Selain itu, panitia juga menggelar acara hiburan agar kesempatan spesial ini menjadi momen kumpul seru bagi seluruh karyawan yang hadir bersama keluarga.

Pembagian daging hewan kurban diserahkan langsung oleh Titi Oktarina, President Direktur TIKI bersama dengan M. Feriadi, Presiden Direktur JNE. Direksi dan top management TIKI mau pun JNE pun turut hadir dalam kesempatan istimewa ini.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Berbagi kurban di Hari Raya Idul Adha ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang dilakukan TIKI bersama dengan JNE untuk berbagi dengan karyawan dan masyarakat sekitar,” jelas Titi Oktarina dalam siaran pers yang diterima Prokabar.com.

“Ini merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih, terutama kepada para kurir TIKI dan JNE yang selama ini telah mendedikasikan dirinya mengantarkan paket kiriman kepada para pelanggan secara profesional,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

M. Feriadi, Presiden Direktur JNE mengatakan, “Acara tahunan “TIKI-JNE Idul Adha Bareng”, tidak hanya untuk mempererat tali silaturahmi antara kedua perusahaan dan antara karyawan TIKI dengan JNE sebagai satu keluarga besar saja.

“Tapi antara perusahaan dengan masyarakat. Ini juga salah satu wujud dari prinsip bersedekah dan berbagi kebahagiaan yang ditanamkan oleh Alm. Suprapto Suparno sejak awal mendirikan kedua perusahaan,” tutur Feriadi.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sebagai informasi, Yayasan Taman Yatim Piatu Tuna Netra dan Masjid Jami Soeprapto Soeparno yang berlokasi di Jalan Pusdiklat Depnaker, Kec. Makasar – Halim Jakarta Timur ini dibangun oleh Bapak Soeprapto Soeparno, pendiri TIKI dan JNE sejak tahun 1970.

Saat ini Yayasan Taman Yatim Piatu Tuna Netra Soeprapto Soeparno memiliki 60 anak asuh dengan kisaran usia pendidikan anak TK sampai dengan SMU serta 110 orang Tuna Netra. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB