Musik

Tetap Berkarya di Masa Pandemi, Jonathan Kuo Gelar Resital Piano Online Bersama Jakarta Conservatory of Music

Dibaca : 205

Jakarta, Prokabar — Masa pandemi covid-19 tak membuat pianis klasik Jonathan Kuo berhenti berkarya. Pria yang akrab disapa Jo ini akan menggelar resital secara online, Minggu (13/12).

Penampilan Jo bersama Jakarta Conservatory of Music dibawah pimpinan Iswargia R Sudarno bisa disaksikan melalui YouTube channel : Jakarta Conservatory of Music.

Jo mengungkapkan keinginannya berbagi dan memperdengarkan karya-karya indah kepada para pecinta musik klasik yang hampir setahun ini tidak dapat menikmati konser atau sajian musik klasik.

Bocorannya, Jo secara solo akan menampilkan beberapa karya dari 3 Komponis yaitu; Mozart, Bartok dan Schumann. Karya yang akan ditampilkan Jo secara solo diantaranya: Johannes Brahms’ Four Ballades, Op. 10, Ludwig van Beethoven’s “Appasionata” and “Waldstein” piano sonatas, Franz Schubert’s Wanderer Fantasy, Wolfgang Amadeus Mozart’s Fantasy in C Minor, KV 475, Bela Bartok’s Piano Sonata Sz. 80, dan Robert Schumann’s Carnaval Op. 9.

Dengan durasi 60 menit, Jo akan menampilkan penampilan terbaiknya dari berbagai gaya bermusik abad ke-18, 19 dan 20.

“Tentunya akan ada perbedaan antara pertunjukan offline dan online. Perbedaannya, jelas saya tidak bisa merasakan kehadiran penonton secara langsung, tidak bisa interaksi dengan penonton dan sesama pemain. Dan yang yang paling berbeda adalah output suara dari resital online ini jauh berbeda dengan resital offline. Oleh karena itu penonton diharapkan menggunakan headphone atau sound system yang bagus untuk mendengarkan resital online ini,” ucap Jo.

Sedangkan Iswargia R. Sudarno mengungkapkan “Walau sensasi dan output suara yang dihasilkan jelas berbeda, keuntungan menonton resital online ini penonton bisa menikmatinya dimanapun menggunakan media apapun dengan aman tanpa khawatir ada kerumunan massal layaknya konser offline. Dan penonton bisa lebih santai melihat penampilan para penampil tidak seperti ketika berada di dalam gedung konser yang diwajibkan untuk memberi perhatian penuh,”

Iswargia dan Jakarta Conservatory of Music mengungkapkan bahwa Konser adalah kegiatan kebudayaan yang harus selalu ada supaya cita rasa dan sensitivitas Kita sebagai masyarakat selalu terjaga.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top