Bola

Terkait Kerusuhan di Papua, Ini Pesan Pemain Semen Padang

Padang, Prokabar — Kerusuhan yang terjadi di Papua Barat, tepatnya di Manokwari dan Sorong, pada Senin (19/8) kemarin yang dipicu ketegangan di Asrama Papua di Surabaya dan Malang beberapa hari sebelumnya juga mendapat perhatian dari putra papua yang menggeluti sepakbola.

Dari tim Semen Padang FC sendiri yang juga memiliki beberapa pemain asli Papua seperti Fridolin Yoku, Boas Atururi dan Rendy Oscario juga memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.

Boas Atururi yang ditemui pagi ini, Rabu (21/8) usai latihan tim Semen Padang FC menyebutkan kejadian ini tentunya sangat memprihatinkan. Boas menyebut, kerusuhan yang terjadi sekarang merupakan buntut dari kejadian-kejadian lama yang saat ini menjadi puncaknya.

“Kita sendiri sebagai pemain asli papua tentunya sangat prihatin sekali dengan kejadian kerusuhan ini. Apalagi kerusuhan sampai pecah ke papua sana. Ini tentunya sudah pendaman yang lama,” ujarnya.

Boas sendiri juga tidak meyakini kejadian pembuangan bendera dilakukan oleh mahasiswa papua di asrama Surabaya.

“Saya sendiri tidak yakin. Ini bisa jadi ulah provokator. Apalagi kejadian ini tidak sekali ini saja terjadi. Beberapa waktu belakangan juga sudah sering terjadi,” imbuhnya.

“Saya rasa kita orang Papua sangat cinta damai. Kita tidak pernah mengganggu kalau tidak ada yang mengganggu. Apalagi kita sama-sama Indonesia,” jelasnya.

Boas Atururi sendiri berharap agar kerusuhan seperti ini tidak lagi terjadi. Pemain berposisi sebagai bek ini berharap semua masyarakat mampu merekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita memiliki banyak suku dan ras. Mari kita saling menghormati dan saling menghargai. Kita ini kan “Bhineka Tunggal Ika” satu Indonesia. Mari kita saling menjaga persatuan bangsa karena kita sama-sama cinta tanah air.” tutupnya. (gas)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top