Pasaman, Prokabar- Satu per satu fasilitas yang dilanda bencana di Pasaman, mulai membaik. Salah satunya Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tongah, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapattunggul.
Jembatan ini baru saja diresmikan Bupati Pasaman, Welly Suhery. Roda perekonomian pun mulai kembali membaik.
“Alhamsulillah jembatan ini selesai, kembali dapat menghubungkan aktivitas masyarakat yang sempat terhenti. Sekaligus membuka akses pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga”. Jelas Bupati Pasaman Welly Suhery saat acara peresmian, Minggu (25/1).
Dikatakan Bupati Welly, kecepatan respons dan kekuatan kolaborasi menjadi kunci utama. Terbangunnya jembatan ini merupakan bukti nyata sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, dunia usaha, serta dukungan masyarakat, sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat. Jelasnya.
Peresmian pemakaian Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tonggah Mapat Tunggul ini menandai pulihnya kembali akses transportasi vital bagi masyarakat setempat setelah melalui proses pembangunan intensif.
Jembatan Bailey ini memiliki bentang panjang 30 meter dengan lebar 5,5 meter. Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian PUPR, BNPB dan Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan dukungan penuh personil TNI dalam proses pengerjaannya.
“Seluruh tahapan, mulai dari survei lokasi, perencanaan teknis, pendistribusian material, hingga pemasangan akhir 100 persen dalam waktu kurang lebih satu bulan,” Ujar Bupati Welly.
Disampaikan jua, teknis pemasangan di lapangan dilakukan oleh personil dari Yonzipur 2 Samara Grawira Kodam II/Sriwijaya dan Yonif 131/Braja Sakti, yang bekerja siang dan malam meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Bupati Welly menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Bupati secara khusus memberikan penghargaan kepada para komandan dan pasukan TNI yang telah bekerja keras memastikan jembatan terpasang dengan sempurna.
Bupati menilai kehadiran jembatan ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat Muaro Tais untuk mendapatkan kembali akses mobilitas yang aman.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari atensi Gubernur Sumatera Barat, BNPB, serta dukungan seluruh lapisan masyarakat Mapattunggul.
“Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian dan sosial warga. Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memelihara infrastruktur ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Bupati. (Ola)
















