Padang, prokabar – Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung asal Sumbar mendapatkan musim terbaiknya di kompetisi tertinggi. Meski resmi berstatus kiper terbaik Liga 1 2021/2022, kiper kelahiran Painan ini harganya “cuma” Rp3,48 Miliar
Gagal membawa Persib juara Liga 1 musim ini, performa Teja di bawah mistar amat menjanjikan. Kiper berusia 28 tahun ini mampu membuat 13 kali clean sheet dari 24 laga dan hanya kebobolan 13 gol. Catatan yang luar biasa untuk seorang kiper.
Wajar jika Persib jadi tim dengan jumlah kemasukan paling minim musim lalu. Hanya saja kiper kelahiran Painan ini sempat beberapa kali absen karena cedera.
Tapi itu tak mengurangi apresiasi klubnya, dan pemain kelahiran Painan ini dinobatkan sebagai pemain terbaik Persib tahun ini.
Meski tampil apik, tapi kenaikan nilai pasar Teja tak begitu signifikan. Tahun lalu, nilai pasarnya “cuma” 3,48 Miliar Rupiah. Jadi hanya naik 0,43 Miliar Rupiah.
Bisa jadi karena tahun ini dia tak dilirik Timnas Indonesia. Karena dua kiper lain seperti Nadeo dan Riyandi nilai pasarnya naik signifikan setelah terpanggil membela Merah Putih.
Perlu diketahui, nilai pasar Teja tahun ini sama dengan saat dia masih membela Semen Padang musim 2019 silam. Padahal waktu itu Semen Padang terdegradasi di ke Liga 2. Namun Teja masih sempat jadi bagian Timnas Indonesia.

Nilai Pasar
Di kompetisi sepakbola tentu bukan hanya barisan striker hingga gelandang, yang punya nilai pasar tinggi di Liga 1. Tapi penjaga gawang juga termasuk didalamnya.
Sososk penjaga gawang merupakan barisan paling akhir, yang jadi tameng sebuah klub. Di liga 1 banyak deretan kiper yang tampil ciamik bagi timnya. Berikut penjaga gawang yang miliki nial jual tinggi, dikutip dari laman transfermarkt.
5 Teja Paku Alam
Teja Paku Alam merupakan penjaga gawang miliki Persib Bandung yang miliki daya pikat luar biasa, selama perhelatan Liga 1 musim lalu.
Sekitar 74 penyelamatan telah dilakukan sepanjang laga Liga 1, dan selalu jadi pilihan utama Persib Bandung saat kondisinya fit.
Cederanya I Made Wirawan melapangakan jalan Teja, untuk buktikan kwalitas bersama Persib Bandung. Nilai pasarannya sendiri mencapai Rp3,91 miliyar.
4. Muhammad Riyandi
Riyandi merupakan penjaga gawang yang musim lalu tampil bersama Barito Putera. Dirinya juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia, yang diasuh oleh Shin Tae Young.
Salah satu penyelamatan yang paling epik, adalah ketika dirinya sukses gagalkan penalti dari David da Silva. Nilai pasarannya sendiri mencapai Rp4,35 Miliyar.
3. Nadeo Argawinata
Nadeo Argawita di awal musim hanya menjadi kiper cadangan dari Wawan Hendrawan. Dirinya lebih banyak habiskan waktu bersama timnas Indonesia, yang waktu itu tampil di ajang AFF Suzuki Cup, sebagai penjaga gawang utama.
Memasuki putaran kedua, Nadeo diberikan kepercayaan oleh Teco untuk mengisi pos milik Wawan Hendrawan yang beberapa laga krusial lakukan blunder. Sementara untuk nilai jualanya sendiri mencapai Rp5,21 Miliyar.
2. Andritany Ardhiyasa
Dirinya adalah penjaga gawang dari Persija Jakarta, dan juga cicipi beberapa laga bersama Timnas Indonesia level senior.
Meski gagal bawa Persija Jakarta ke papan atas, namun nyatanya Andritany tetap miliki pamor yang luar biasa di Liga 1. Nilai pasarannya sendiri mencapai Rp5,21 Miliyar.
1. Adilson Maringa
Dirinya merupakan penjaga gawang dari Arema FC, yang musim lalu hanya finish di posisi empat klasemen Liga 1.
Adilson Maringa merupakan penjaga gawang asing, yang berasal dari Brazil. Untuk kualitas di atas lapangan, Adilson tidak kalah dari Teja Paku Alam.
Dirinya baru saja resmi perpanjang kontrak bersama Singo Edan, di saat para pemain lainnya memilih untuk pergi. Nilai jualnya sendiri mencapai Rp5,65 Miliyar.(*)
















