Trending | News | Daerah | Covid-19

Selebritis

Teater Untuk Ibu, Tyo Pakusadewo Sukses Buat Penonton Menangis

Foto Beb - Tyo Pakusadewo saat membacakan puisi untuk ibunya
Dibaca : 305

Jakarta, Prokabar – Hari yang dinanti Tyo Pakusadewo akhirnya datang juga. Persembahan teater jadi karya pertama Tyo sekembalinya ke panggung hiburan. Tyo membuat pagelaran teater bertajuk Untuk Ibu : Kasih Anak Sepanjang Jalan, Kasih Ibu Sepanjang Masa.

Bertempat di Komunitas Salihara di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Tyo sukses membuat penonton menangis. Tyo pandai mengaduk emosi penonton untuk sama-sama merenungi apa yang menjadi sebuah pengorbanan ibu bagi anak-anaknya.

Foto Beb – Donny Damara saat membacakan puisi

Lo

Ibu itu wakil Tuhan. Jangan sampai kita menyakitinya. Wajar kalau ibu kita itu galak, banyak aturan. Itu semua semata untuk didikan bagi kita sebelum nantinya perpisahan yang akan dirasakan, ujar Tyo membuka acara.

Tidak hanya Tyo saja yang menceritakan tentang sosok seorang ibu. Dua aktor kenamaan seperti Rifnu Wikana dan Donny Damara pun berbagi kenangan kepada penonton.

Teater modern tersebut, Tyo membukanya dengan acara bincang-bincang TATAP yaitu Tamu Tamu Tyo Pakusadewo. Sebagai bintang tamu, Rifnu dan Donny diminta menceritakan kisah kenangan mereka bersama ibunya.

Foto Beb – Teater Untuk Ibu sukses buat penonton menangis

Masih ingat saya pernah nggak terima dimarahi. Saya marah pada ibu dan akhirnya ayah saya membela ibu dan meminta saya keluar dari rumah karena telah menyakiti hati ibu, kenang Donny.

Amarah Donny rupanya tiada artinya ketika ia harus hidup diluar rumah tanpa ada kasih dari seorang ibu. Ternyata apa yang saya lakukan itu salah. Tidak ada tempat yang paling tenang dan nyaman selain bersama ibu, tutur Donny sambil mengusap air matanya.

Foto Beb – Rifnu Wikana saat membacakan puisi

Tidak kalah terharunya dengan kisah Rifnu yang ditinggal pergi ibunya untuk selamanya. Sebuah kecelakaan menimpa ibu Rifnu dalam perjalanan menuju Aceh. Rifnu tidak terima ketika ibunya dinyatakan koma hingga akhir hayatnya.

Baru saja ibu pamit mau ke Aceh bawa mobil sendiri dari Medan. Beliau bilang jangan lupa salat, jangan bandel. Eh nggak taunya beberapa hari saya dijemput paman ke rumah sakit. Ternyata ibu dalam keadaan koma karena kecelakaan, kisah Rifnu menahan kesedihan.

Hatinya lantas menangis karena keesokan harinya Rifnu melihat kasur ibunya diletakan di ruang keluarga. Batin ini sudah nggak nyaman. Ada yang nggak beres, saya ngamuk karena tak terima ibu telah tiada, ucap Rifnu sambil terbata-bata.

Teater ini sungguh membuat penonton hanyut dalam kesedihan. Tyo benar-benar memberikan suguhan spektakuler jelang Hari Ibu, 22 Desember mendatang. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top