Tampil Solo, Pianis Jonathan Kuo Gelar Resital Piano The Great Three ‘B’

Penulis -

Rabu, 14 Juli 2021 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Sukses menggelar resital piano ‘The Russian Connections’ bersama Jakarta Sinfonietta, pianis kebanggaan Indonesia Jonathan Kuo kembali menunjukan mahakarya keduanya di tahun 2021.

Kali ini pria yang akrab disapa Jo akan tampil solo dan membawakan tema spektakuler The Great Three ‘B’. Penampilan Jonathan bisa dinikmati melalui kanal YouTube Jakarta Conservatory of Music, Jum’at 16 Juli 2021 pukul 20.00 WIB.

Jelang konser online nya nanti, Jonathan berbagi kisah tentang tema yang dibawakannya. The Great Three ‘B’ diambil dari tiga inisial komponis terbaik dari Jerman. Mereka adalah Johann Sebastian BACH, Ludwig van BEETHOVEN dan Johannes BRAHMS.

“Jonathan memilih ketiga komponis berinisial ‘B’ ini karena mereka komponis favorit. Bach, Beethoven dan Brahms adalah komponis terpenting dan terbaik dari Jerman. Saya merasa ada kecocokan karakter dengan karya-karya mereka,” jelas Jonathan.

Tentang apa yang jadi pesan penting dalam konsernya nanti, Jonathan ingin berbagi keindahan karya ketiganya. Sekaligus Jonathan ingin memperlihatkan evolusi musik barat bagi penikmat musik klasik.

“Karena ketiganya komponis dari zaman yang berbeda, Jonathan ingin memperlihatkan evolusi musik barat. Selain itu Jonathan ingin menunjukan pengaruh dan warisan budaya antara ketiga komponis,” bebernya.

Dibawah bimbingan Iswargia R Sudarno dari Konservatorium Musik Jakarta, Jonathan mulai berlatih sejak April lalu. Bagi pria kelahiran Bandung, 21 September 2002 segala persiapan dilaluinya tanpa kesulitan.

“Terhitung sudah 2,5 bulan sejak April. Sama saja persiapan secara pribadinya tanpa kesulitan, namun harus kerja keras. Jelang tiga hari sebelum tampil, ada latihan dengan orkes,” jawab Jonathan yang selalu menerapkan disiplin dalam berlatih.

Terlebih di masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, Jonathan ingin konsisten berbagi keindahan musik klasik. Jonathan justru menggunakan waktu untuk memperdalam kemampuan bermain piano.

“Kalau soal pandemi tidak ada gangguan. Malah pandemi ini membuat kita lebih rajin, lebih mengenal musiknya dengan dalam. Seluruh waktu untuk santai dan jalan-jalan di luar bisa digunakan untuk latihan,” tambahnya.

Selama mendampingi anak didiknya, Iswargia mengakui bila Jonathan sangat mengagumi tiga komponis besar ini. Bahkan Jonathan menurutnya sangat menikmati program resital ini.

“Ketiga karya komponis besar ini memang sangat menyentuh Jonathan. Sehingga ia pun secara natural dan spontan mampu memproyeksikan ekspresi yang terkandung di dalamnya. Harapannya agar pendengar akan terbuai dengan interprestasi Jonathan atas karya-karya ini,” aku Iswargia.

Iswargia juga menjelaskan dalam konser virtualnya nanti, Jonathan mengambil karya Bach, Brahms dan Beethoven secara beruntun. Pertama, Prelude dan Fuga dalam Gis Minor dari “Das Wohltemperierte Klavier, Buku II” (Johann Sebastian Bach). Kedua, delapan karya-karya piano, Op.76 (Johannes Brahms) serta ketiga, Sonata dalam A Mayor, Op. 101 (Ludwig van Beethoven).

“Sebelum memainkan tiap karya, Jonathan akan memberi keterangan singkat tentang karya yang akan dibawakan,” ujar Iswargia menambahkan.

Sekilas tentang Jonathan Kuo, pianis berbakat Indonesia yang berhasil meraih Young Steinway Artist oleh perusahaan piano kenamaan dunia, Steinway & Sons.

Prestasi yang ditoreh Jonathan dalam kompetisi internasional, diantaranya Virginia Waring International Piano Competition (Amerika Serikat), Chopin ASEAN International Piano Competition (Malaysia) dan Kawai Asia International Piano Competition (Cina).

Saat ini, selain berguru pada Iswargia R Sudarno di Konservatorium Musik Jakarta, Jonathan juga mengikuti berbagai master class yang diberikan oleh pianis-pianis internasional, seperti Alexander Kobrin, Jan Jiracek von Arnim, Boris Petrushansky, Sam Haywood, Steven Spooner, Manfred Aust. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’
‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters
Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 
Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”
Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’
Gelaran Konser ‘GIGINFINITY’, 30 Tahun GIGI Berkarya
Tercatat Jadi Alumni ‘Serdadoe 88’, Lady Rocker Tia Veres Mengaku Teringat Masa Masa Indah di Sekolah
Bawakan Lagu ‘Teman Rasa Pacar’, Lyia Jadi Trending di Youtube

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:59 WIB

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:01 WIB

‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:47 WIB

Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:22 WIB

Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”

Kamis, 12 September 2024 - 15:51 WIB

Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB