Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Tak Lolos Seleksi di Semen Padang FC, Gitra Yuda Furton Malah Direkrut Arema FC

Dibaca : 1.2K

Malang, Prokabar – Arema FC menutup aktivitas di bursa transfer dengan merekrut Gitra Yuda Furton. Jebolan tim junior Semen Padang yang diboyong untuk melengkapi komposisi pemain di Liga 1 2020. Direkrutnya Putra Minang itu oleh Arema cukup mengejutkan.

Sebelumnya, Arema FC memang tinggal menambal satu slot untuk posisi di lini pertahanan. Fitra Yuda Furton menjadi solusi di saat klub tengah berpacu dengan waktu menjelang penutupan bursa transfer Liga 1 2020.

Padahal, Gitra tak lolos seleksi Semen Padang musim ini untuk Liga 2. ternyata Arema melihat potensi pemain berposisi bek sayap kiri tersebut, dan langsung menyambarnya dan memberinya kontrak kerja. “Gitra kami rekrut atas rekomendasi dari tim pelatih,” kata General Manager Ruddy Widodo.

Namun, pihaknya enggan mengakui bahwa perekrutan Gitra termasuk panic buying mengingat Arema FC sudah bersiap sedari awal kompetisi sambil mengejar tenggat bursa transfer pada Selasa (10/3/20) kemarin.

“Tidak juga (panic buying). Karena setelah menyeleksi beberapa nama, dia menjadi pemain paling realistis untuk kami ambil,” cetus Ruddy Widodo.

“Untuk teknisnya, asisten pelatih yang lebih tahu. Karena 80 persen memang pemain lokal dan coach Mario Gomez menyerahkan kepada mereka,” pungkas dia.

Bek Martapura FC itu sangat beruntung dengan langsung disodori kontrak menjelang tenggat bursa transfer Liga 1. Padahal, sebelumnya Arema FC sempat mendatangkan Ridwan Abdullah dari Babel United di Liga 2 yang belakangan batal setelah mengevaluasi masa trial.

Gitra Yuda Furton sendiri mengaku tidak menyangka usai resmi menjadi bagian Arema FC pada detik-detik akhir bursa transfer. Bagi Gitra, kesempatan mendapat tawaran bermain di Liga 1 jelas tidak akan datang dua kali.

Maka dari itu, dia tidak membuang peluang untuk menyambar tawaran langka dari Arema FC.
“Ya, saya tidak menyangka akhirnya membela Arema FC,” papar Gitra Yuda Furton dalam latihan perdananya di Stadion Dirgantara TNI AU, Malang, Rabu (11/3).

Sebelumnya, dia sudah siap membela salah satu tim untuk berlaga di Liga 2 2020. Namun, kedatangan Arema FC membuatnya meninggalkan tawaran klub lain lantaran ingin mengasah kemampuan bersama pelatih sekaliber Mario Gomez. “Alhamdulillah. Datang juga pada hari-hari terakhir (sebelum bursa transfer ditutup),” cetus putra Minang kelahiran Padang berusia 26 tahun itu.

Praktis, membela Arema FC akan membuatnya mengecap debut profesional di kompetisi kasta tertinggi. Kesempatan sebelumnya hampir didapatkan saat promosi ke tim senior Semen Padang, namun sayang kompetisi ISL berhenti pada 2015 silam.

Karier Gitra Yuda Furton banyak dihabiskan di kompetisi kasta kedua. Sempat membela PS TNI di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, dia lalu membela Persik Kediri (Liga 2 2017), Persibat Batang (Liga 2 2018), dan Martapura FC (Liga 2 2019).(*/mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top