Nasional

Tahun 2045, Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

Pulang Pisau, Prokabar – Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan Nasional, Presiden Republik Indonesia (RI) menargetkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

Hal itu disampaikan Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Endah Megawati , pada acara panen raya padi Kegiatan Optimasi Lahan Sawah Menuju Organik di Desa Belanti Siam Blok A, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (20/8).

Endah Megawati menyampaikan, dalam mewujudkan hal tersebut ada terdapat tiga masalah utama yang berpotensi menghambat pencapaian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045 yaitu, pertama Indeks Pertanaman (IP), kedua menurunnya produktivitas lahan, dan ketiga semakin menyempitnya lahan pertanian, ujarnya.

Akan tetapi untuk mengatasi ketiga masalah tersebut, menurutnya, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian RI memprogramkan beberapa kegiatan diantaranya, meningkatkan IP melalui program optimasi lahan rawa dengan pengembangan sumber air dan perbaikan jaringan serta penggunaan alat mesin pertanian (AlsinTan), meningkatkan Produktivitas melalui Program pengembangan Optimasi Lahan sawah menuju organik penggunaan pupuk berimbang dan pupuk organik,ditambah dengan Program Asuransi Pertanian serta perbaikan dan Pengembangan jaringan Irigasi,  menambah luas baku lahan pertanian melalui program pencetakan sawah baru dan pembukaan lahan kering.

“Dengan optimasi lahan sawah menuju organik dapat meningkatkan kesuburan tanah  dengan menggunakan pupuk organic,” ucapnya.

Ia menuturkan, dengan Keberhasilan yang dicapai dalam meningkatkan Produktivitas padi seperti yang disaksikan pada acara Panen Raya hari ini, akan meningkatkan kesejahteraan petani dan pada gilirannya petani kita termotivasi untuk melindungi lahan sawahnya dari ancaman konversi lahan, pungkasnya. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top