Film

Syuting Film 99 Nama Cinta Di Kediri, Begini Pengalaman Seru Pemainnya

Poster film '99 Nama Cinta' tayang 14 November mendatang

Jakarta, Prokabar — MNC Pictures telah merilis poster dan trailer film ’99 Nama Cinta’, Kamis (10/10). Film yang disutradarai Danial Rifki ini akan tayang di bioskop mulai 14 November mendatang.

Kepada awak media dan blogger yang hadir di acara launching, Munna selaku Eksekutif Produser MNC Pictures menyebut proses produksi telah berjalan lancar.

“Prosesnya alhamdulilah berjalan lancar. Selama proses produksi dapat masukan dari pemain juga. So far sampai hari ini semuanya tidak ada kendala,” ucap Munna di acara launching poster dan trailer film di Beranda Kitchen di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain mengumumkan poster dan trailer, Munna menjelaskan mengapa memilih perkebunan di Kediri, Jawa Timur sebagai lokasi syuting. “Karena sesuai dengan skenario, ada pesantren yang dikelilingi perkebunan cokelat. Cocok sekali kalau kita pilih Kediri, agar dapat feel nya,” ujarnya.

Lalu bagaimana pengalaman para pemainnya seperti, Acha Septriasa, Deva Mahenra, Susan Sameh dan Chicki Fawzi selama berada di Kediri?

“Saya syuting lima belas hari di Kediri, sisanya di Jakarta. Tantangannya adalah cuaca. Menjelang sore, anginnya kencang jadi harus sedia baju hangat. Sedangkan kalau siang, panasnya sangat terik,” ujar Acha yang berperan sebagai Talia.

Foto Beb - Acha Septriasa, Deva Mahenra, Chicki Fawzi dan Susan Sameh menyaksikan trailer film '99 Nama Cinta'

Foto Beb – Acha Septriasa, Deva Mahenra, Chicki Fawzi dan Susan Sameh menyaksikan trailer film ’99 Nama Cinta’

Meski terkendala cuaca, Acha sangat menikmati suasana perkebunan. Apalagi lokasi syutingnya sangat membantu menjiwai perannya. “Lokasinya sangat mewakili skrip. Dibuat set rumah santri yang dekat dengan perkebunan cokelat,” tambahnya lagi.

Begitu juga dengan pemeran Kiblat, Deva Mahenra yang terbantu ketika berada di lokasi syuting. Ya, pemeran ustaz ini tak perlu lagi membayangkan suasana yang biasa ia lakukan selama syuting film.

“Biasanya aktor itu akting emosinya jujur di lokasi yang palsu. Tapi di film ini saya merasa terbantu jadi tidak perlu membayangkan lingkungannya seperti apa, karena benar-benar sesuai dengan skenario,” ucap Deva.

Dua permeran lainnya yaitu Husna (Chicki Fawzi) dan Chandra (Susan Sameh) pun merasakan hal yang sama. Apalagi keduanya begitu antusias ketika beradu akting dengan Acha yang dikaguminya.

“Sangat menyenangkan apalagi saya banyak belajar akting dari ibu Acha. Mulai dari reading sampai eksekusi, ibu Acha terus rangkul saya untuk nyaman berakting. Ini adalah pengalaman saya di dunia seni peran,” puji Chicki.

Foto Beb - Eksekutif Produser MNC Pictures, Munna bersama para pemain

Foto Beb – Eksekutif Produser MNC Pictures, Munna bersama para pemain

Hal senada pun dikisahkan Susan Sameh yang menyebut Acha adalah akting coach yang terbaik. Bahkan ia menyebut Acha sebagai aktris ‘legend’. “Mau bilang legend tapi masih muda. Dari kecil aku nggak kebayang bisa main bareng sama kak Acha. Aku senang dengan aktingnya, ternyata jadi lawan main aku di film ini,” seru Susan.

Mendengar keduanya terus memuji dirinya, Acha lantas menjawab dengan kata-kata yang sangat bijak.”Ini agak lebay ya judulnya. Saya sama Chicki, Susan, Deva, Mbak Ira Wibowo ingin buat film ini jadi bagus. Jadi saya hanya bilang sama mereka dibuat simple saja. Kalau salah jangan takut, ikuti skrip aja dibawa santai,” jawab Acha.

Selama syuting berlangsung, Acha pun menyebut kru yang terlibat benar-benar luar biasa. “Bayangkan mereka memakan waktu puluhan jam hingga Kediri, sampai di sana langsung siapkan set syuting. Tanpa mereka, film ini mungkin tak akan sebagus ini,” puji Acha. (beb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top