Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Solok Selatan Tutup Sekolah Sementara, Ini Penyebabnya

Dibaca : 305

Solok Selatan, Prokabar — Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan (Solsel) yang baru, Jasman Rizal mengambil langkah strategis dalam memutuskan rantai Covid-19 di daerah tersebut dengan menutup sementara sekolah.

Hal ini mengingat Solsel masuk dalam kategori zona orange. Keputusan ini disampaikannya usai rapat bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekda Fidel Efendi dan sejumlah Kepala OPD Kabupaten Solok Selatan.

“Sudah Saya putuskan, karena Solsel telah oranye, maka semua sekolah ditutup sementara dan pembelajaran dilakukan daring,” ujar Jasman di Padang Aro, kemarin (28/9).

Selanjutnya ia juga akan berkoordinasi dengan perwakilan Kemenag setempat, agar MTsN, MAN, dan pesantren turut melakukan pengontorolan serta mengikuti apa yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Selama menjadi Pjs Bupati Solok Selatan, salah satu fokus perhatian Saya adalah penanganan Covid-19. Untuk itu, sangat diharapkan peran serta seluruh masyarakat sehingga hasil maksimal dapat tercapai,” harapnya.

Seperti diketahui zoranye berarti ada resiko tinggi penyebaran dan potensi virus tidak terkendali. Pada zona tersebut, masyarakat diimbau tetap dirumah serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat keluar. Aktivitas bisnis dibuka terbatas dan fasilitas pendidikan ditutup sementara.

Dari data resmi Pemprov Sumbar per Minggu (27/9), total pasien positif di Solok Selatan sebanyak 24 orang, sembuh 14 orang dan nihil angka kematian. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top