Pekanbaru, Prokabar, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, berharap mogok terbang yang direncanakan oleh para pilot maskapai Garuda Indonesia tidak sampai mengganggu pelayanan angkutan Lebaran karena pada tahun ini diperkirakan ada sekitar 6,2 juta orang yang akan menggunakan jasa angkutan udara.
“Semoga tidak ganggu kegiatan masyarakat yang akan kembali ke kampung halaman,” kata Muhammad Awaluddin, saat melakukan inspeksi mendadak di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kota Pekanbaru, Jumat (1/6/2018).
Ia mengaku masih terus memantau perkembangan terkini tentang masalah internal maskapai Garuda Indonesia. Meski demikian, ia berharap agar rencana mogok terbang pilot Garuda Indonesia tidak merugikan masyarakat yang menjadi pengguna angkutan Lebaran.
“Kami berharap sesama pelaku komunitas bandara, mari kita jaga sama-sama. Kita melayani semua, layani masyarakat yang akan pulang mudik dan kembali. Harapan kita, kita harus kerja sama yang baik,” katanya.
Pada tahun ini, lanjutnya, AP II memprediksi jumlah penumpang angkutan Lebaran yang akan menggunakan Bandara yang dikelolanya bakal mencapai angka 6,2 juta orang. Jumlah itu menunjukan ada pertumbuhan sekitar 8-9 persen dibandingkan jumlah penumpang pada tahun lalu yang mencapai 5,56 juta orang.
Sebelumnya, Asosiasi Pilot Garuda (APG) memastikan 1.300 pilot dan 5.000 kru Garuda Indonesia akan melakukan aksi mogok kerja dalam waktu dekat, termasuk saat arus mudik Lebaran.(cvs)
















