Padang, Prokabar — Aksi Cepat Tanggap Sumatera Barat berbagi kebahagiaan Idul Adha dengan warga Kalampaian, Bungus Timur, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Tim Global Qurban ACT Sumatera Barat datang ke wilayah tersebut dengan membawa 3 ekor sapi yang diamanahkan oleh donatur dari BNI Syariah Cabang Padang, Kamis (23/8).
Fadhli Septavianra, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Sumatera Barat mengatakan bahwa selain penyembelihan sapi kurban, pihaknya juga membangun dapur Qurban yang bertajuk “Makan Bersama Sajian Qurban”, yang melibatkan warga Kalampaian, Bungus Timur ini.
“Program Dapur Qurban merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) agar adanya silaturahmi antara ACT, donatur dan masyarakat tentunya.” terangnya.
Dipilihnya kawasan tersebut bukan tanpa alasan, salah seorang tim program ACT Sumatera Barat Aan Saputra mengatakan bahwa dari hasil survey lokasi yang dilakukan, kurang lebih 5 tahun rasanya tidak ada kurban di daerah tersebut.
“Maka dari itu kami memutuskan untuk mengadakan qurban dan dapur qurban didaerah ini.,” ujarnya.
Aswen, Ketua RT 01, Kalampaian, Bungus Timur bersyukur dengan kunjungan dari ACT, hal tersebut tampak dari antusias warga yang turut membantu terlaksananya Dapur Qurban.
“Sejak pagi warga sudah berkumpul untuk menyambut kedatangan tim dari ACT Sumater Barat. Karena sudah diumumkan sebelumnya bahwasanya adanya tim dari ACT sumatera Barat membawa kurban untuk warga daerah sini. Sudah kurang lebih 5 tahun rasanya tidak ada qurban di daerah ini. Hal ini dikarenakan kebanyakan dari warga berprofesi sebagai petani dan peternak. Akan tetapi hasilnya masih belum juga mencukupi untuk kebutuhan hidup warga. “ ungkapnya.
Dana Kurnia, Mareketing Komunikasi ACT Sumatera Barat menambahkan, 3 ekor sapi yang dibawa tim ACT Sumbar dibagikan kepada 327 KK dari 834 jiwa di 3 RT Kalampaian, Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
“Dengan semakin banyak donatur yang berqurban melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) tentunya akan semakin banyak juga masyarakat daarah pelosok di 34 Provinsi dan bahkan ke berbagai negara yang mengalami konflik kemanusiaan dapat mencicipi santapan daging qurban ini.” Tutupnya. (hdp)
















