Semen Padang Gelar Pekan Swadesi, Apa Itu?

Penulis -

Jumat, 18 Mei 2018 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Guna memperkuat semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap bangsa dan budaya Indonesia, PT Semen Padang melaksanakan Pekan Swadesi dari tanggal 18 s.d. 24 Mei 2018. Sebagai implementasi dari Pekan Swadesi yang mengambil momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 itu adalah dengan kewajiban memakai seragam batik bagi karyawan/ti Semen Padang Group.

“Selama Pekan Swadesi seluruh karyawan bekerja diwajibkan mengenakan pakaian produuk dalam negeri dengan motif Batik (kemeja/blus motif batik bebas dan celana/rok panjang seragam dinas hitam), serta mengenakan tanda pengenal karyawan,” kata Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati di Padang, Jumat (18/5/2018).

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Untuk karyawan Semen Padang Group yang bertugas di lapangan juga diberlakukan ketentuan tersebut, namun pada saat bertugas mengganti pakaian dengan pakaian dinas lapangan sesuai ketentuan yang berlaku. “Pengecualian hanya berlaku bagi anggota Satuan Pengamanan yang bertugas, yaitu menggunakan seragam dinas seperti biasa,” tambah Nur Anita.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Pelaksanaan Pekan Swadesi di PT Semen Padang rutin dilaksanakan setiap tahun pada peringatan Harkitnas.

Menurut Nur Anita, semangat nasionalisme harus terus digelorakan oleh bangsa ini setiap saat. Apalagi di tengah gejala memudarnya semangat nasionalisme yang melanda warga bangsa saat ini. “Para generasi muda sejatinya menjadi sasaran sosialisasi untuk kembali membangun spirit nasionalisme, karena mereka merupakan pelanjut estapet kepemimpinan bangsa ini,” tukasnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Swadesi yang berasal dari bahasa Sanskerta yaitu Swa (sendiri) dan Desh (Negara) dan jamaknya selalu diartikan sebagai kemandirian, di populerkan oleh Mahatma Gandhi dan dimengerti sebagai inti atau jiwa dari Swaraj atau upaya mandiri. Dalam arti luas ia dimaknai sebagai rasa bangga memiliki bangsa sendiri atau nasionalisme (https://id.wikipedia.org/wiki/Swadesi). Presiden pertama RI Soekarno menyebut swadesi dengan istilah berdikari berarti Berdiri di atas Kaki Sendiri. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB