Padang, Prokabar – Semen Padang FC resmi mengumumkan susunan tim kepelatihan untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Dipimpin oleh pelatih legendaris Nil Maizar sebagai Head Coach, tim ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Kabau Sirah ke Liga 1.
Pengumuman ini menarik perhatian karena kombinasi antara pengalaman senior dan elemen lokal yang kuat.
Head Coach: Nil Maizar
Nil Maizar (lahir 2 Januari 1970) bukan nama baru bagi Semen Padang FC. Mantan bek tengah klub ini pernah sukses sebagai asisten pelatih dan kemudian menjadi Head Coach, membawa tim promosi ke Liga Super Indonesia dan finis di posisi keempat pada musim perdananya.
Ia juga memiliki pengalaman melatih tim nasional Indonesia serta klub lain seperti Sumsel United.
Analisis Kemampuan: Nil Maizar dikenal sebagai pelatih yang paham betul kultur Minangkabau dan tuntutan suporter Semen Padang. Pengalamannya yang matang di level klub serta pemahaman taktis membuatnya menjadi pilihan ideal untuk membangun tim yang solid dan kompetitif. Kembalinya ia diharapkan membawa stabilitas dan motivasi tinggi bagi skuad.
Assistant Coach: Hengki Ardiles dan Nur Iskandar
Hengki Ardiles (lahir 20 Mei 1981) – Mantan bek kanan profesional yang kini berperan sebagai asisten pelatih. Ia memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala Semen Padang U20 dan sempat menjadi caretaker tim senior.
Nur Iskandar (Muhammad Nur Iskandar) – Mantan gelandang serang dan kapten Semen Padang FC yang memiliki ikatan emosional kuat dengan klub. Ia pernah memperkuat Kabau Sirah selama beberapa musim dan dikenal sebagai pemain berpengalaman di Liga Indonesia.
Analisis Kemampuan: Duo ini melengkapi Nil Maizar dengan perspektif pemain yang masih segar. Hengki membawa pengetahuan taktis dari level junior dan pengalaman transisi ke pelatih, sementara Nur Iskandar memahami dinamika internal tim dan karakter pemain lokal.
Kombinasi ini diharapkan memperkuat komunikasi di lapangan dan pengembangan pemain muda.
Pelatih Fisik: Dino Sefriyanto dan Muhammad Fauzan
Dino Sefriyanto (lahir 11 September 1970) – Legenda pelatih fisik Indonesia dengan pengalaman panjang di Sriwijaya FC, Persib Bandung, Barito Putera, dan Sumsel United. Ia dikenal sebagai ahli kondisi fisik dengan lisensi B Nasional.
Analisis Kemampuan: Dino adalah pilihan tepat untuk membangun fondasi fisik skuad yang tangguh sepanjang musim kompetisi panjang. Pengalamannya membantu mencegah cedera dan meningkatkan endurance pemain. Kolaborasi dengan asisten muda diharapkan membawa pendekatan modern dan inovatif dalam program latihan.
Goalkeeper Coach: Erick Ibrahim
Erick Ibrahim (lahir 29 Mei 1967), mantan kiper timnas Indonesia, memiliki lisensi pelatih kiper AFC Level B. Ia pernah menangani kiper di berbagai klub seperti Dewa United, Persela Lamongan, dan Garudayaksa.
Analisis Kemampuan: Dengan latar belakang sebagai penjaga gawang senior, Erick sangat kompeten dalam mengasah teknik penyelamatan, positioning, dan mental kiper. Ia diharapkan mampu meningkatkan performa lini belakang Semen Padang yang sering menjadi kunci hasil pertandingan.
Analyst Performance and Tactical: Dinar Bayu Aji dan Rizki Ananda Putra
Posisi ini diisi oleh Dinar Bayu Aji (dengan pengalaman sepak bola dari akademi SASWCO) dan Rizki Ananda Putra. Mereka bertugas menganalisis data performa, video pertandingan, serta menyusun strategi taktis.
Analisis Kemampuan: Di era sepak bola modern, kehadiran analyst sangat krusial. Duo ini diharapkan memberikan data-driven insights yang membantu pelatih utama dalam pengambilan keputusan, scouting lawan, dan pengembangan taktik. Pendekatan ini akan membuat Semen Padang lebih kompetitif melawan tim-tim lain.
Susunan tim kepelatihan ini menunjukkan komitmen Semen Padang FC untuk kembali ke Liga 1 dengan fondasi lokal yang kuat. Kombinasi pengalaman Nil Maizar, dukungan asisten berlatar pemain, spesialis fisik legendaris, dan elemen analisis modern diharapkan menciptakan sinergi yang apik.
Manajemen klub, termasuk Komisaris Braditi Moulevey, menyatakan bahwa pilihan ini paling sesuai dengan kebutuhan tim saat ini. Semua mata kini tertuju pada performa Kabau Sirah di pramusim dan awal kompetisi Liga 2. Sukses mereka akan menjadi kebanggaan bagi suporter Sumatera Barat.
















