Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Semen Padang FC Bersiap Menyambut Restart Liga 2 2020, Komisaris Utama PT.KSSP: Tidak Ada Liga Seharga Nyawa

Dibaca : 124

Padang, prokabar – Semen Padang FC dalam waktu dekat akan memulai persiapan menghadapi lanjutan Liga 2 2020. Terkait hal ini, Komisaris Utama PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Khairul Jasmi punya harapan khusus kepada seluruh jajaran tim.

Hal yang ditekankan oleh KJ, panggilan akkrab Khairul Jasmi, adalah soal protokol kesehatan yang harus berjalan dengan baik. “Hati-hati dengan segala kemungkinan, walau semua sudah diantisipasi sesuai SOP kesehatan.”ujar KJ, dikutip kepada bolabeten, Minggu (30/8) siang.

Pentingnya memperhatikan SOP kesehatan saat berkompetisi di tengah Pandemi, adalah hal yang tak bisa ditawar-tawar. Sepakbola hanyalah sebuah permainan, dan tak ada permainan yang lebih penting dari kesehatan.

“Tak ada bola-bola, tak ada tanding-tanding kalau akan sakit pula dibuatnya. Tak ada liga seharga nyawa. Karena itu sekali lagi, saya menekankan semua jajaran tim harus hati-hati dan benar-benar menjalankan SOP kesehatan.”tegasnya.

Walaupun demikian, KJ menyambut baik rencana tim yang akan segera berkumpul dan memulai latihan lagi, yang kabarnya akan dimulai 3 September nanti. Dengan gaya khasnya, wartawan senior ini berharap usaha Semen Padang membuahkan hasil yang baik di kompetisi nanti.

“Selalu ada hari pertama. Hari pertama setelah semua kegiatan tim terhenti karena Covid-19. Hari pertama harus jadi langkah suok, hari elok kutiko baiak.”ujarnya berfilosofi khas orang Minang.

Karena itu, dia meminta para suporter tim tetap mendukung tim dengan aura postif, walau tak bisa mendukung tim langsung ke stadion. “Kalau dengan aura positif didukung, maka mari sama-sama kita “tungkus” Liga 2 ini, dan kita sandang menuju tangga berikutnya.” pesan KJ.

Soal penambahan pemain, KJ tak bicara banyak, karena itu terkait urusan pelatih dan manajemen, juga terkait finansial tim. Bagimanapun wabah corona juga sangat berpengaruh terhadap keuangan tim.

“Kalau tak ada Corona, mungkin sudah “bajujuik” uang masuk tim. juga sponsor. Tapi tak usah takut, pemain sekarang sudah berkualitas. Soal penambahan pemain, lihat nanti sajalah.”lanjut wartawan kawakan yang pernah meraih penghargaan Adinegoro ini.

Dia juga memberi apresiasi kepada kinerja jajaran seluruh jajaran tim, walaupun tak bisa menilai full karena kegiatan tim yang stagnan selama beberapa bulan terakhir. “Tapi yang jelas, saya jarang muncul bukan karena sesuatu, tapi memang lagi cari duit untuk biaya tanding tim.”tutupnya dengan gayanya yang lugas dan blak- blakan.(*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top