Padang, Prokabar- Upaya PT Semen Padang untuk membentuk herd immunity melalui program vaksinasi Covid-19 tidak hanya kepada karyawan Semen Padang Group, akan tetapi juga untuk istri karyawan PT Semen Padang.
Vaksinasi untuk istri karyawan digelar bersamaan dengan insan Semen Padang Group yang berasal dari Anak Perusahaan Lembaga Penunjang (APLP) & Afiliasi itu.
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, untuk vaksinasi istri karyawan tersebut, PT Semen Padang bekerjasama dengan Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP).
“Vaksinasi untuk istri karyawan ini dilakukan, agar kekebalan kelompok tidak hanya terbentuk di lingkungan perusahaan, tapi juga di keluarga insan Semen Padang Group,” kata Nur Anita di sela-sela memantau jalanya program vaksinasi di Gedung Serba Guna Semen Padang, Sabtu (26/6/2021).
Anita menyebut, program vaksinasi terhadap insan Semen Padang Group sudah berlangsung sejak Rabu (23/6/2021) dan berakhir pada Sabtu (26/6/2021), dengan target sasaran yang divaksin sebanyak 3000 orang.
” Vaksinasi hari terakhir ini, selain insan semen Padang Group dan istri karyawan, kami juga memberikan kesempatan untuk masyarakat lingkungan perusahaan untuk divaksin, khususnya untuk kelompok pralansia dan lansia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum FKIKSP Ny. Ampri Satyawan mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memfasilitasi istri karyawan PT Semen Padang untuk vaksin, apalagi dalam kondisi vaksin yang terbatas.
“Kami berterimakasih kepada PT Semen Padang dan kami dan senang bisa divasilitasi oleh perusahaan, dan alhammdulillah program ini diikuti antusiasi oleh anggota FKIKSP,” katanya.
Ia mengatakan pada vaksinasi ini, ada sekitar 50 orang istri karyawan yang divaksin dan jumlah tersebut sedikit, karena memang usianya dibatasi, yaitu untuk 40 tahun ke atas.
Disamping itu, juga ada beberapa
istri karyawan yang telah divaksin di tempat lain, ada yang penyintas dan belum sampai 3 bulan lamanya dinyatakan negatif Covid-19.
Namun begitu, Ny. Ampri berharap agar ke depan jika ada peluang vaksin, PT Semen Padang dapat memfasilitasi keluarga FKIKSP yang usianya di atas 18 tahun.
“Anak-anak kami yang usianya di atas 18 tahun masih banyak belum divaksin, meskipun di tempat lain ada fasilitas vaksin. Nantinya kalau ada slot, bisa juga anak-anak kami diberikan kesempatan,” katanya berharap.
Dia menyatakan, vaksinasi ini sangat besar manfaatnya, karena membuka peluang untuk bisa beraktivitas kembali seperti sebelum Covid-19. Kemudian secara tidak langsung, program vaksinasi ini juga akan dapat meningkatkan kinerja perusahaan PT Semen Padang.
“Kalau kami terpapar dan menular ke suami kami, tentu beresiko bagi kinerja suami kami. Jadi kalau kami sehat, suami kami juga sehat dan tentunya perusahaan juga akan sehat, karena operasional perusahaan tidak terganggu oleh Covid-19,” katanya.
Hal yang sama juga disampaikan anggota FKIK Semen Padang Yullda Hari Utama. Kata dia, dirinya mau divaksin karena untuk pencegahan dan meminimalisir resiko tertinggi apabila terpapar Covid-19.
“Vaksin ini ada manfaatnya, tidak ada vaksin yang tidak bermanfaat bagi tubuh kita dan jangan percaya hoax. Kalau ingin sehat, mari divaksin, agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” katanya. (rls/eym)
















