Jakarta, Prokabar — Kabar menggembirakan datang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Hari ini Menteri Syafruddin mengumumkan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018 di Media Center Kemenpan RB di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (22/10).
Keseluruhan inovasi yang terpilih ini merupakan saringan dari Top 99 yang sudah ditetapkan sebelumnya di Surabaya, September lalu. “Proses kompetisi ini sudah digelar secara online sejak Maret lalu. Kemudian ditetapkan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik terbaik dan Kemenpan sudah memberikan penghargaan, September lalu,” terang Menpan Syafruddin dihadapan awak media.
Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 terdiri dari lima inovasi kementerian, dua inovasi Kepolisian Negara RI, delapan inovasi pemerintah provinsi, 15 inovasi kabupaten, dan 10 inovasi dari pemerintah kota. “Kompetisi inovasi pelayanan publik ini dilaksanakan di seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD,” jelasnya.
Diantara inovasi terbaik yang diputuskan lewat Keputusan Menpan RB Nomor 636 tahun 2018 tentang Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018, dua kategori diraih Sumatera Barat. Kelas Ibu Muda (IMUD) Puskesmas Padang Pasir, Kota Padang dan Bapak Sayang Bayi (BASABA) RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Sumatera Barat terpilih jadi Top 40.
Menteri Syafruddin menjelaskan bagi pemerintah daerah yang inovasinya terpilih sebagai Top 40 akan mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID). Adapun penganugerahan Penghargaan kepada Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 akan dilaksanakan pada Pembukaan International Public Service Forum tanggal 7 November 2018.
”Rencananya akan diserahkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik merupakan wujud dari program One Agency, One Innovation yang mewajibkan K/L dan pemerintah daerah untuk menciptakan minimal satu inovasi setiap tahunnya. (beb)
















