Selagi Masih Ada Peluang, Eduardo Almeida Tidak akan Lempar Handuk

Penulis -

Selasa, 3 Desember 2019 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida mengakui, gagal memanfaatkan banyaknya peluang gol, membuat timnya harus takluk dari Bali United, dalam laga pekan ke-30 Liga 1, Senin petang di Stadion H. Agus Salim. Hal ini menyebabkan, peluang Semen Padang lolos dari degradasi semakin sulit.

Saat ini Semen Padang masih berada di posisi juru kunci, dengan 28 angka. Menyisakan empat laga sisa, tiga diantaranya laga tandang, Semen Padang dituntut menang di empat laga tersebut jika ingin lolos.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Usai laga, pelatih asal Portugal mengakui, pasca kekalahan itu peluang timnya lolos ancaman degradasi menjdi makin sulit. “Saya harus katakan, dibanding sebelum pertandingan ini, peluang kami menjadi lebih sulit.”ujar Eduardo yang mengakui bahwa dia punya feeling tak bagus sebelum laga.

“Kami terlalu banyak peluang gol yang terbuang. Jika kami menang pada pertandingan ini, tentu akan lebih mudah bagi kami. Tidak hanya itu, kami juga harus menanti hasil dari klub lain, karena kami juga tergantung pada hasil pertandingan tim-tim lain.”ucanya.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

“Saya pikir ada beberapa momen yang membuat kami layak mendapatkan penalti. Jika skor saat itu masih 0-0, dan kami mendapat penalti, mungkin hasil akhir akan berbeda,” ucap Almeida.

“Kami bermain lebih terbuka di babak kedua, dan memperoleh banyak kesempatan, tapi gagal mencetak gol. Bali United menggunakan pengalamannya untuk menang.”

Walau peluang timnya semakin berat, pelatih berusia 41 tahun belum mau mengangkat melempar handuk atau mengangkat bendera putih. Dia akan akan terus berjuang bersama timnya. Karena, walaupun kecil tapi secara matematis peluang Semen Padang masih ada untuk tetap bertahan di Liga 1.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Tantangan berat harus dihadapi Eduardo di empat laga sisa, karena tiga laga diantaranya adalah laga tandang, yaitu melawan Barito Putera, PSIS Semarang, dan Persela Lamongan.

Sedangkan satu-satunya laga kandang tersisa melawan Borneo FC di pekan ke-33. “Secara matematis, kami masih punya kesempatan dan tak akan menyerah. Kami akan berhenti, jika secara matematis peluang kami sudah tertutup.”tegasnya.(mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB