Sekretaris Kabinet : Kita Harus Belajar Dari Masyarakat Sumatra Barat

Penulis -

Minggu, 21 Oktober 2018 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, demokrasi kita sekarang ini dikendalikan oleh media sosial (medsos). Ke depan orang mungkin tidak akan membaca koran dan menonton televisi lagi, karena semua sudah ada di gadget kita.

“Bahkan jika saat saya berada di sini ditayangkan dalam bentuk streaming, apa yang saya katakan sudah bisa dilihat orang di mana saja,” kata Seskab saat menyampaikan pidato pada Dies Natalis Ke-64 Universitas Negeri Padang, di Auditorium Universitas Negeri Padang, Sumatra Barat, Sabtu (20/10) siang.

Bahwa potret masyarakat kita sekarang ini di media sosial penuh dengan kebencian, menurut Seskab, ini adalah bagian dari proses pendewasaan politik kita. Ia menyampaikan keyakinannya, cepat atau lambat yang seperti ini akan berkurang.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut Seskab, kita harus belajar dari masyarakat Sumatra Barat, antara alim ulama, dan cendikiawan itu selalu mendapatkan ruang dan tempat untuk membangun negerinya.

“Jadi sebenarnya tiga pilar (legislatif, eksekutif, yudikatif) di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sumatra Barat sudah diterapkan. Bahkan harus diberikan apresiasi karena semua pilkada di Sumbar tidak pernah ada tercederai,” ungkap Seskab seraya menambahkan, demokrasi yang sebenarnya adalah demokrasi yang seperti itu, dimana berbeda pendapat, berbeda pilihan adalah hal yang biasa saja.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sebelumnya pada awal sambutannya, Seskab Pramono Anung mengemukakan, bahwa dunia luar melihat Indonesia sebagai role model demokrasi. Semua pemimpin dunia, jelas Seskab, selalu memberikan apresiasi kepada Indonesia atas jalannya demokrasi yang dianggap sudah mengalami proses pendewasaan.

Ditegaskan Seskab, kita boleh berbeda pilihan politik, karena perbedaan-perbedaan yang tumbuh di masyarakat tidak perlu harus disamakan.

“Yang menjadi kekuatan kita adalah keberagaman itu, karena persatuan kita, karena Indonesia yang begitu luas dan bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada secara demokratis,” tutur Seskab.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Terkait dengan Pemiihan Umum (Pemilu) 2019, Seskab mengajak para mahasiswa Universitas Padang agar menggunakan hak pilih masing-masing, karena suara dari  satu dua orang akan sangat berarti.

“Pilihlah dengan rasional, jangan pilih dengan emosional, karena pada 2019 kita akan menentukan arah kita dalam jangka panjang sebagai negara yang mempunyai demokrasi, sebagai negara Islam terbesar di dunia,” ucap Seskab seraya menyampaikan harapannya, mudah-mudahan pilihan demokrasi kita di tahun 2019 akan membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia ke depan. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB