Sejumlah Menteri Jadi Caleg, Seskab: Saya Tidak Memungkinkan

Penulis -

Rabu, 18 Juli 2018 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengakui sejumlah menteri Kabinet Kerja telah secara resmi mengajukan permohonan untuk maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg), dan telah diizinkan oleh Presiden.

Namun demikian, sejumlah menteri termasuk dirinya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) karena tugasnya sehari-hari melekat pada Presiden tidak memungkinkan untuk ditinggalkan (menjadi Caleg, red).

“Kemudian juga, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan itu adalah portofolio yang susah ditinggalkan,” kata Seskab kepada wartawan, di ruang kerjanya Gedung III Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.

Mengenai menteri-menteri yang maju menjadi Caleg itu, Seskab mengakui, beberapa menteri akan menjadi pengumpul suara, votegetter bagi partai yang bersangkutan.  Ia menunjuk contoh Menko PMK Puan Maharani di daerah pemilihan (dapil) Solo.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Suara Mbak Puan pada waktu Pileg yang lalu itu hampir 400.000, artinya kan 2 kursi sendiri. Sehingga kalau kemudian tidak maju, suara itu akan sangat disayangkan,” terang Seskab.

Beberapa menteri yang lain, sambung Seskab, kebetulan dari PKB itu ada 3 (tiga), kemudian Nasdem tidak ada, PPP antara ya atau tidak karena Menteri Agama sendiri sedang konsentrasi untuk haji. Itulah beberapa menteri yang memang mencalonkan.

Mengenai Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi, Seskab Pramono Anung mengatakan, bahwa yang bersangkutan telah meminta izin dari Presiden, dan Presiden telah memberikan izin karena Johan Budi akan maju dari PDI Perjuangan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut Seskab, Presiden telah memberikan arahan bagi siapapun menteri yang akan maju (untuk) tetap memprioritaskan tugas-tugas utamanya dan mereka diizinkan untuk melakukan sosialisasi di dapil masing-masing hanya pada saat Sabtu-Minggu sehingga tidak mempengaruhi kerja yang bersangkutan.

Kenapa menteri itu Sabtu-Minggu cukup, menurut Seskab, karena mereka kebanyakan sudah dikenal di dapilnya, apalagi yang maju ini sebelumnya juga  pernah maju di periode sebelumnya. Bahkan ada yang sudah 3 kali, 2 kali, minimum.

“Sehingga dengan demikian, seperti kalau diinternal PDI Perjuangan, seperti Mbak Puan, Pak Yasonna Laoly (Menkumham), itu memang diizinkan,” ujar Seskab.

Soal menteri yang maju menjadi Caleg itu, diyakini Seskab Pramono Anung sudah menjadi hal yang biasa karena undang-undang mengatur hanya dengan cuti sehingga tidak akan mempengaruhi performance, kinerja, dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Apalagi, sambung Seskab, sekarang sudah memasuki pekerjaan yang di akhir dari pemerintahan ini, 1 satu tahun ke depan, sehingga performance itu malah harus ditingkatkan lebih baik.

Seskab juga meyakini, para menteri yang maju menjadi Caleg itu tidak akan mengklaim program-program pemerintah.

“Tentunya ada batasannya ya. Karena menteri yang akan maju ini kan porto folionya terus terang misalnya Menkumham, apa yang mau diklaim kan? Masak mau diklaim urusan lapas, kan tidak bisa,” ucap Seskab seraya menambahkan, yang ada adalah ya sekarang tinggal jaringan, performance dari masing-masing menteri untuk bisa menjadi pendulang suara. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB