Sejarah Piala Dunia; Inggris 1966, Boikot Tim Afrika dan Tuan Rumah Juara

Penulis -

Jumat, 14 Oktober 2022 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto iconik saat Inggris juara Piala Dunia 1966 di Stadion Wembley. (FIFA)

Foto iconik saat Inggris juara Piala Dunia 1966 di Stadion Wembley. (FIFA)

Padang, prokabar – Piala Dunia 1966 Inggris dipercaya menjadi tuan rumah. Banyak cerita unik yang mewarnai turnamen empat tahunan edisi ke delapan ini. Inggris tampil sebagai juara di rumah sendiri.

Piala Dunia 1966 dimulai pada 11 Juli dan berakhir pada 30 Juli, ketika Inggris mengalahkan Jerman Barat 4-2 di babak final. Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah 90 menit dan dilanjutkan ke babak tambahan waktu, ketika Geoff Hurst mencetak dua gol untuk menuntaskan hat-trick.

Dengan mengalahkan Jerman Barat, Inggris meraih gelar pertama mereka. Tetapi itulah gelar satu-satunya yang diraih Inggris sampai sekarang.

The Three Lions juga menjadi negara kelima yang memenangi Piala Dunia dan tuan rumah ketiga yang jadi juara setelah Uruguay pada 1930 dan Italia 1934. Brasil datang ke Negeri Elizabeth sebagai juara bertahan, namun mereka gagal lolos dari babak grup.

Gelaran Piala Dunia di Inggris ini hanya diikuti 16 negara, setelah Afrika melakukan boikot karena keberatan dengan jumlah tempat yang dijamin di putaran final.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Terlepas dari absensi negara Afrika, Piala Dunia 1966 menciptakan rekor baru dengan 70 negara ambil bagian di babak kualifikasi. Setelah berargumen, FIFA akhirnya memutuskan 10 tim dari Eropa akan lolos ke putaran final, bersama empat dari Amerika Selatan, satu dari Asia dan satu dari Amerika Utara dan Tengah.

Portugal dan Korea Utara lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya. Setelah ini, Portugal baru kembali lolos pada 1986, sementara penampilan berikutnya Korea Utara terjadi di edisi 2010.

Cerita lainnya yang mewarnai Piala Dunia 1966 adalah trofi Jules Rimet yang dicuri dari sebuah pameran. Kabar ini tentu menggemparkan Inggris selaku tuan rumah dan mereka berusaha keras mencari trofi asli.

Trofi Jules Rimet kemudian ditemukan dengan dibungkus koran ketika anjing bernama Pickels mengendus di bawah semak-semak di London.

Saat itu, Federasi Sepak Bola Inggris telah menugaskan untuk menurunkan piala replika jika piala asli tidak ditemukan tepat waktu. Replika ini, serta kerah Pickles, kemudian disimpan di National Football Museum di Manchester.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Venue Pertandingan
Delapan venue digunakan untuk Piala Dunia 1966, dengan yang terbaru dan terbesar adalah Stadion London di London. Seluruh pertandingan Grup 1 (termasuk tuan rumah) dimainkan di London, dengan lima laga di Wembley dan satu di Stadion White City di London barat.

Pertandingan Grup 2 dimainkan di Stadion Hillsborough dan Villa Park, laga Grup 3 digelar di Old Trafford dan Goodison Park, sementara Grup 4 digelar di Ayresome Park dan Roker Park.

Stadion Wembley
Dibuka: 1923
Kapasitas: 98.600

Stadion White City
Dibuka: 1908
Kapasitas: 76.567

Stadion Old Trafford
Dibuka: 1910
Kapasitas: 58.000

Villa Park
Dibuka: 1897
Kapasitas: 52.000

Goodison Park
Dibuka: 1892
Kapasitas: 50.151

Stadion Hillsborough
Dibuka: 1899
Kapasitas: 42.730

Roker Park
Dibuka: 1898
Kapasitas: 40.310

Ayresome Park
Dibuka: 1903
Kapasitas: 40.000

Hasil Pertandingan
Grup 1
Inggris 0-0 Uruguay
Prancis 1-1 Meksiko
Uruguay 2-1 Prancis
Inggris 2-0 Meksiko
Meksiko 0-0 Uruguay
Inggris 2-0 Prancis

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Grup 2
Jerman Barat 5-0 Swiss
Argentina 2-1 Spanyol
Spanyol 2-1 Swss
Argentina 0-0 Jerman Barat
Argentina 2-0 Swiss
Jerman Barat 2-1 Spanyol

Grup 3
Brasil 2-0 Bulgaria
Portugal 3-1 Hungaria
Hungaria 3-1 Brasil
Portugal 3-0 Bulgaria
Portugal 3-1 Brasil
Hungaria 3-1 Bulgaria

Grup 4
Uni Soviet 3-0 Korea Utara
Italia 2-0 Cile
Cile 1-1 Korea Utara
Uni Soviet 1-0 Italia
Korea Utara 1-0 Italia
Uni Soviet 2-1 Cile

Perempat Final
Inggris 1-0 Argentina
Jerman Barat 4-0 Uruguay
Uni Soviet 2-1 Hungaria
Portugal 5-3 Korea Utara

Semifinal
Jerman Barat 2-1 Uni Soviet
Inggris 2-1 Portugal

Play-off Tempat Ketiga
Portugal 2-1 Uni Soviet

Final
Inggris 4-2 Jerman Barat

Data dan Statistik
Tuan Rumah: Inggris
Waktu penyelenggaraan: 11-30 Juli
Peserta: 16
Juara: Inggris
Jumlah Laga: 31
Jumlah Gol: 89 (2,78 per pertandingan)
Jumlah Penonton: 1.563.135 (48.848 per pertandingan)
Top Skor: Eusebio (9 gol)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB