Sejarah Piala Dunia: Brasil 2014, Jerman Juara di Tanah Amerika Latin

Penulis -

Rabu, 16 November 2022 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jerman juara Piala Dunia 2014. (AP)

Jerman juara Piala Dunia 2014. (AP)

Padang, prokabar – Piala Dunia 2014 merupakan kejuaraan dunia FIFA ke-20. Pagelaran ini diselenggarakan di Brasil selama musim panas. Piala Dunia 2014 berlangsung di beberapa kota di Brasil dari 12 Juni hingga 13 Juli 2014.

Brasil dipilih menjadi tuan rumah pada 2007. Ini adalah kali kedua Brasil menggelar kompetisi, pertama pada 1950, dan kelima kalinya digelar di Amerika Selatan.

Fans dan pakar sama-sama menganggap edisi Piala Dunia ini sebagai salah satu yang terbesar yang pernah diadakan.

Sebanyak 31 tim nasional sepak bola pria maju melalui kompetisi kualifikasi untuk bergabung dengan negara tuan rumah di turnamen ini. Bosnia dan Herzegovina menjadi satu-satunya debutan di Piala Dunia 2014.

Sebanyak 64 pertandingan dimainkan di 12 tempat yang berlokasi di banyak kota tuan rumah di seluruh Brasil.

Untuk pertama kalinya di putaran final Piala Dunia, ofisial pertandingan menggunakan teknologi garis gawang, serta semprotan penghapus untuk tendangan bebas.

FIFA Fan Fests di setiap kota tuan rumah mengumpulkan total 5 juta orang, dan negara tersebut menerima 1 juta pengunjung dari 202 negara.

Semua tim pemenang Piala Dunia sejak turnamen pertama pada tahun 1930 – Argentina, Brasil, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Uruguay – lolos ke turnamen ini.

Spanyol, sang juara bertahan, tersingkir di babak penyisihan grup, sama halnya dengan Inggris dan Italia. Uruguay tersingkir di babak 16 besar, dan Prancis tersingkir di perempat final.

Negara tuan rumah Brasil, yang telah memenangkan Piala Konfederasi 2013, kalah dari Jerman 1-7 di semi-final dan akhirnya finis di tempat keempat.

Di final, Jerman mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu. Ini menjadi gelar dunia keempat bagi Die Mannschaft.

Ini juga menjadi gelar pertama sejak 1990 setelah bersatunya Jerman Barat dan Timur. Ketika itu Jerman Barat juga mengalahkan Argentina dengan skor yang sama dalam 90 menit di final.

Jerman menjadi tim Eropa pertama yang memenangkan Piala Dunia yang dipentaskan di benua Amerika.

Dan hasil ini menandai gelar ketiga beruntun yang dimenangkan oleh tim Eropa, setelah Italia pada 2006 dan Spanyol pada 2010.

Moment setelah Brasil kalah 17 dari Jerman di semifinal (AP)

10 Fakta Piala Dunia 2014
1. Brasil dilaporkan menghabiskan dana lebih dari $14,5 miliar (sekitar Rp200 triliun) untuk menggelar Piala Dunia 2014. Hampir seluruh dana raksasa ini dihabiskan untuk renovasi stadion dan perbaikan infrastruktur pendukung. Angka tersebut bukan cuma yang termahal sepanjang sejarah, namun juara hampir setara dengan total gabungan biaya lima edisi Piala Dunia sebelumnya (1994, 1998, 2002, 2006, 2010).

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

2. Piala Dunia 2014 adalah Piala Dunia pertama yang menggunakan teknologi garis gawang , yang amat krusial untuk menentukan apakah seluruh bagian bola sudah melewati gawang sehingga layak disebut gol. Teknologi garis gawang pertama kali digunakan FIFA pada Piala Konfederasi 2013 Brasil.

3. Striker Uruguay Luis Suarez memicu kontroversi di fase grup setelah menggigit bahu bek Italia Giorgio Chiellini. Insiden ini lolos dari pengamatan wasit, namun FIFA tetap menghukumnya dengan sanksi berat: tak boleh aktif di lapangan sepakbola selama empat bulan. Sepanjang kariernya, Suarez sudah tiga kali menggigit lawan.

4. Berusia 43 tahun 3 hari, kiper Kolombia Faryd Mondragon menjadi pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia, yakni saat timnya menang 4-1 atas Jepang di fase grup. Mondragon tampil singkat di laga bersejarahnya ini dengan menggantikan David Ospina di menit ke-85.

5. Kekalahan 5-1 yang diderita Spanyol kontra Belanda adalah kekalahan terbesar yang pernah dirasakan tim juara bertahan Piala Dunia. Spanyol mengikuti jejak Prancis (2002) dan Italia (2010) sebagai juara bertahan yang langsung tersingkir di fase grup.

6. Kosta Rika menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2014, dengan menjadi pemuncak grup neraka yang berisikan Inggris, Italia, dan Uruguay sebelum menyingkirkan Yunani di babak 16 besar. Langkah mereka dihentikan Belanda lewat adu penalti di babak perempat-final.

7. Kemenangan telak 7-1 yang dipetik Jerman atas tuan rumah Brasil menjadi skor dengan margin terbesar yang pernah terjadi di semi-final Piala Dunia. Hasil itu juga merupakan kekalahan terbesar Brasil sepanjang masa, menyamai kekalahan melawan Uruguay (6-0) di tahun 1920. Laga ini juga dijuluki Mineirazo, mengingatkan pada tragedi Maracanazo pada final Piala Dunia 1950 ketika Brasil dipermalukan Uruguay 2-1 di depan publik sendiri.

8. Miroslav Klose mencetak dua gol di turnamen ini, menjadikan penyerang veteran Jerman itu sebagai topskor sepanjang masa Piala Dunia dengan total 16 gol, melewati rekor legenda Brasil Ronaldo (15 gol).

9. Jerman meraih titel Piala Dunia keempat berkat gol tunggal Mario Gotze ke gawang Argentina di babak perpanjangan waktu laga final. Jumlah ini menyamai perolehan Italia (4), namun masih kalah dari Brasil (5). Penampilan Jerman di final ini adalah yang kedelapan sepanjang sejarah turnamen, terbanyak ketimbang kontestan lain.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

10. Jerman mematahkan kutukan dengan menjadi negara Eropa pertama yang memenangi PIala Dunia yang digelar di benua Amerika. Selain itu , Eropa menjadi benua pertama yang menjuarai Piala Dunia tiga kali berturut-turut.

Gigitan Luis Suarez kepada Giorgio Chielini, ikut mewarnai Brasil 2014 (AP)

Data da Statistik
Juara: Jerman
Runner-Up: Argentina
Skor Tertinggi: Brasil vs. Jerman 1-7 (Semi-final)
Total Gol: 171
Rata-Rata Gol: 2,67
Topskor: 6 Gol – James Rodriguez (Kolombia)
Topskor Satu Pertandingan: 3 Gol- Muller (Jerman), Shaqiri (Swiss)
Penonton Terbanyak: 74.738 (Jerman-Argentina, Final)
Total Penonton: 3.429.873
Rata-Rata Penonton: 53.592
Penampilan Perdana: Bosnia-Herzegovina

Nama-Nama Stadion:
Maracana (Rio de Janeiro)
Beira-Rio (Porto Alegre)
Nacional (Brasilia)
Pernambuco (Recife)
Sao Paulo (Sao Paulo)
Baixada (Curitiba)
Castelao (Fortaleza)
Dunas (Natal)
Mineirao (Belo Horizonte)
Amazonia (Manaus)
Fonte Nova (Salvador)
Pantanal (Cuiaba)

Viral, tangisan fans Brasil saat dibantai Jerman 1-7 di Stadion Miniero Belo Horizonte

Hasil pertandingan Piala Dunia 2014
GRUP A
Brasil 3-1 Kroasia 12 Juni, Sao Paulo
Meksiko 1-0 Kamerun 13 Juni, Dunas
Brasil 0-0 Meksiko 17 Juni, Castelao
Kamerun 0-4 Kroasia 18 Juni, Amazonia
Kamerun 1-4 Brasil 23 Juni, Nacional
Kroasia 1-3 Meksiko 23 Juni, Pernambuco

Klasemen
1. Brasil 3 2 1 0 7-2 7
2. Meksiko 3 2 1 0 4-1 7
3. Kroasia 3 1 0 2 6-6 3
4. Kamerun 3 0 0 2 1-9 0

GRUP B
Spanyol 1-5 Belanda 13 Juni, Fonte Nova
Cile 3-1 Australia 13 Juni, Pantanal
Australia 2-3 Belanda 18 Juni, Beira Rio
Spanyol 0-2 Cile 18 Juni, Maracana
Australia 0-3 Spanyol 23 Juni, Baixada
Belanda 2-0 Cile 23 Juni, Sao Paulo

Klasemen
1. Belanda 3 3 0 0 10-3 9
2. Cile 3 2 0 1 5-3 6
3. Spanyol 3 1 0 2 4-7 3
4. Australia 3 0 0 3 3-9 0

GRUP C
Kolombia 3-0 Yunani 14 Juni, Mineirao
Pantai Gading 2-1 Jepang 14 Juni, Pernambuco
Kolombia 2-1 Pantai Gading 19 Juni, Nacional
Jepang 0-0 Yunani 19 Juni, Dunas
Jepang 1-4 Kolombia 24 Juni, Cuiaba
Yunani 2-1 Pantai Gading 24 Juni, Castelao

Klasemen
1. Kolombia 3 3 0 0 9-2 9
2. Yunani 3 1 1 1 2-4 4
3. Pantai Gading 3 1 0 2 4-5 3
4. Jepang 3 0 1 2 2-6 1

GRUP D
Uruguay 1-3 Kosta Rika 14 Juni, Castelao
Inggris 1-2 Italia 14 Juni, Amazonia
Uruguay 2-1 Inggris 19 Juni, Sao Paulo
Italia 0-1 Kosta Rika 20 Juni, Pernambuco
Italia 0-1 Uruguay 24 Juni, Dunas
Kosta Rika 0-0 Inggris 24 Juni, Mineirao

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Klasemen
1. Kosta Rika 3 2 1 0 4-1 7
2. Uruguay 3 2 0 1 4-4 6
3. Italia 3 1 0 2 2-3 3
4. Inggris 3 0 1 2 2-4 1

GRUP E
Swiss 2-1 Ekuador 15 Juni, Nacional
Prancis 3-0 Honduras 15 Juni, Beira-Rio
Swiss 2-5 Prancis 20 Juni, Fonte Nova
Honduras 1-2 Ekuador 20 Juni, Baixada
Honduras 0-3 Swiss 25 Juni, Amazonia
Ekuador 0-0 Prancis 25 Juni, Maracana

Klasemen
1. Prancis 3 2 1 0 8-2 7
2. Swiss 3 2 0 1 7-6 6
3. Ekuador 3 1 1 1 3-3 4
4. Honduras 3 0 0 3 1-8 0

GRUP F
Argentina 2-1 Bosnia-Herzegovina 15 Juni, Maracana
Iran 0-0 Nigeria 16 Juni, Baixada
Argentina 1-0 Iran 21 Juni, Mineirao
Nigeria 1-0 Bosnia-Herzegovina 21 Juni, Pantanal
Nigeria 2-3 Argentina 25 Juni, Beira-Rio
Bosnia-Herzegovina 3-1 Iran 25 Juni, Fonte Nova

Klasemen
1. Argentina 3 3 0 0 6-3 9
2. Nigeria 3 1 1 1 3-3 4
3. Bosnia-Herzegovina 3 1 0 2 4-4 3
4. Iran 3 0 1 2 1-4 1

GRUP G
Jerman 4-0 Portugal 16 Juni, Fonte Nova
Ghana 1-2 Amerika Serikat 16 Juni, Dunas
Jerman 2-2 Ghana 21 Juni, Castelao
Amerika Serikat 2-2 Portugal 22 Juni, Amazonia
Amerika Serikat 0-1 Jerman 26 Juni, Pernambuco
Portugal 2-1 Ghana 26 Juni, Nacional

Klasemen
1. Jerman 3 2 1 0 7-2 7
2. Amerika Serikat 3 1 1 1 4-4 4
3. Portugal 3 1 1 1 4-7 4
4. Ghana 3 0 1 2 4-6 1

GRUP H
Belgia 2-1 Aljazair 17 Juni, Mineirao
Rusia 1-1 Korea Selatan 17 Juni, Pantanal
Belgia 1-0 Rusia 22 Juni, Maracana
Korea Selatan 2-4 Aljazair 22 Juni, Beira-Rio
Korea Selatan 0-1 Belgia 26 Juni, Sao Paulo
Aljazair 1-1 Rusia 26 Juni, Baixada

Klasemen
1. Belgia 3 3 0 0 4-1 9
2. Aljazair 3 1 1 1 6-5 4
3. Rusia 3 0 2 1 2-3 2
4. Korea Selatan 3 0 1 2 3-6 1

Detik-detik Mario Goetze mencetak gol tunggal di final Piala Dunia 2014 dan mengantarkan Jerman juara (AP)

BABAK 16 BESAR
Brasil(pen) 1-1(3-2) Cile 28 Juni, Mineirao
Kolombia 2-0 Uruguay 28 Juni, Maracana
Belanda 2-1 Meksiko 29 Juni, Castelao
Kosta Rika(pen) 1-1(5-3) Yunani 29 Juni, Pernambuco
Prancis 2-0 Nigeria 30 Juni, Nacional
Jerman (AET) 2-1 Aljazair 30 Juni, Beira-Rio
Argentina 1-0 Swiss (AET) 1 Juli, Sao Paulo
Belgia (AET) 2-1 Amerika Serikat 1 Juli, Fonte Nova

PEREMPAT-FINAL
Prancis 0-1 Jerman 4 Juli, Maracana
Brasil 2-1 Kolombia 4 Juli, Castelao
Argentina 1-0 Belgia 5 Juli, Nacional
Belanda(pen.) 0-0(4-3) Kosta Rika 5 Juli, Fonte Nova

SEMI-FINAL
Brasil 1-7 Jerman 8 Juli, Mineirao
Belanda (pen.) 0-0(2-4) Argentina 9 Juli, Sao Paulo

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA
Brasil 0-3 Belanda 12 Juli, Nacional

FINAL
Jerman (AET) 1-0 Argentina 13 Juli, Maracana. (*)

*) dari berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB