Respon Cepat Bupati Pasaman Serahkan Bantuan Pada Korban Angin Puting Beliung

Penulis -

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Bupati Pasaman, Welly Suhery menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana angin puting beliung di Jorong Padang Kubu, Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari.

Adapun bantuan yang disalurkan seperti terpal dua ball, mi instan 29 dus, beras 145 kilogram, air mineral 30 dus, paket bubur 29 dus, Milku 30 dus, garam 10 sak, Reyco 15 dus, serta 29 paket sembako.

Terpal diprioritaskan bagi tujuh rumah yang tidak bisa ditempati karena atapnya diterbangkan angin.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada, Rabu (25/2) ini, merupakan respon cepat pemerintah daerah setempat dalam menangani masyarakat yang terdampak musibah bencana.

Di sela-sela penyerahan bantuan itu, Bupati Welly mengatakan, Pemkab Pasaman akan selalu berkomitmen membantu masyarakat terutama masyarakat yang tertimpa musibah bencana.

“Pemerintah Daerah bersama BPBD, provinsi, dan Baznas telah menyalurkan bantuan logistik, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, menjelaskan, dari total 29 rumah terdampak, tujuh unit diantaranya mengalami rusak berat dan tidak dapat dihuni.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Sebanyak tujuh unit rumah tidak bisa ditempati karena atapnya diterbangkan angin. Sedangkan 19 unit lainnya mengalami kerusakan di bagian teras dan dapur,” jelasnya.

Ia menerangkan, selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan dua tiang PLN tumbang ke arah jalan dan tiga tiang lainnya dalam kondisi miring.

“Hingga saat ini, sebagian atap rumah warga yang diterbangkan angin belum ditemukan. Beberapa rumah masih dalam kondisi terbuka. Warga yang rumahnya tidak bisa ditempati untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Total warga terdampak tercatat sebanyak 29 kepala keluarga (KK),” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain itu, Tim TRC/Pusdalops PB BPBD Kabupaten Pasaman bersama Babin Nagari, Babinsa dan aparat nagari setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, pembersihan material, serta dokumentasi.

Pihaknya juga memastikan penanganan dan pemantauan di lapangan terus dilakukan guna mengantisipasi dampak lanjutan serta memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi. (RH)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB