Semarang, prokabar – PSIS Semarang secara resmi melepas penjaga gawangnya, Jandia Eka Putra. Kiper asal Padang yang sudah empat musim bergabung, menjadi kiper kedua yang dilepas PSIS pada bursa transfer jelang Liga 1 2022-2023.
Sebelumnya PSIS juga melepas kiper senior Joko Ribowo. Praktis kini hanya dua nama yang tersisa yakni Fajar Setya dan Ray Redondo, sehingga membuka peluang PSIS akan menambah kiper dalam bursa transfer kali ini.
Berakhirnya kerja sama antara klub berjuluk Mahesa Jenar dengan Jandia Eka Putra diungkapkan langsung oleh CEO PSIS, Yoyok Sukawi.
Ia mewakili manajemen klub mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang diberikan sang penjang gawang selama empat musim terakhir.
Lelaki yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu berharap eks-kipernya tersebut sukses bersama tim barunya di musim mendatang.
“Hari ini kami sampaikan bahwa PSIS dan Jandia resmi mengakhiri kerja sama,” ucap Yoyok Sukawi, dari situs resmi klub.
“Atas nama manajemen kami sampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Jandia selama ini.”
“Sukses dan sehat selalu untuk Jandia dimana pun berkarir. Sampai jumpa lagi di stadion saat pertandingan lawan PSIS,” ia menambahkan.
Sejatinya, Jandia Eka Putra menjadi salah satu kiper andalan Mahesa Jenar sejak musim 2018.
Setiap musimnya, ia mencatatkan lebih dari 20 penampilan bersama PSIS di Liga 1. Selama empat musim, setidaknya sudah ada 76 pertandingan yang dilakoninya.
Menariknya, hampir separuhnya atau 34 laga, berhasil dilalui Jandia dengan catatan nirbobol atau tanpa kebobolan.
Catatan clean sheet terbanyak ditorehkan di Liga 1 2021-2022. Dari 23 penampilannya, ada 12 laga tak kemasukan. Sementara itu gawangnya kebobolan 20 gol.
Sumber.skor.id
















