Wisata

Renovasi Kawasan Batu Malin Kundang, Pemerintah Siapkan Rp15 Miliar

Padang, Prokabar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pemerintah Kota Padang akan ‘merpercantik’ objek wisata Pantai Air Manis dengan menggandeng Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kita akan memoles wajah Batu Malin Kundang, sebab saat ini tertimbun pasir dan tergerus akibat abrasi,” ungkap Nasrul Abit, Rabu (17/7).

Nasrul Abit menyebutkan, bahwa pihak Kementerian PUPR sudah menganggarkan dana sebesar Rp15 miliar untuk renovasi kawasan Batu Malin Kundang, Pantai Air Manis tersebut.

Maka dari itu pula ia mengimbau Pemerintah Kota Padang agar segera menyiapkan desain, dan menyelesaikan masalah tanah.

“Anggaran ini akan direalisasikan pada awal tahun 2019 mendatang. Mudah-mudahan setelah direnovasi, Malin Kundang bukan lagi dikenal anak durhaka, tapi sebagai wisata anak masuk surga,” seloroh Nasrul Abit.

Bermodal kucuran anggaran sebesar Rp15 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pemerintah Kota Padang akan memulai revitalisasi Pantai Air Manis pada awal Agustus mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian menjelaskan, saat ini sudah ada pemenang tender revitalisasi Pantai Air Manis tersebut.

“Revitalisasi yang dilakukan berupa membangun pedestrian sepanjang bibir pantai hingga ke objek wisata Batu Malin Kundang. Kemudian pembuatan taman untuk menambah suasana sejuk dan nyaman di kawasan pantai. InsyaAllah bulan depan kita mulai pengerjaan,” katanya.

Arfian menjelaskan, revitalisasi Pantai Air Manis ditargetkan tuntas pada akhir Desember tahun ini. Selain membangun pedestrian, juga dilakukan pelebaran jalan sepanjang 1,4 kilometer, dan kiri kanan jalan ditambah 3,5 meter. Tujuannya agar tidak menyulitkan pengguna kendaraan berwisata di Pantai Air Manis.

“Tentunya revitalisasi yang dilakukan guna membuat wisatawan semakin nyaman dan kita harapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Panatai Air Manis dapat meningkat,” sebut Arfian.

Arfian mengimbau agar pedagang setempat ikut menyukseskan program dari Kementrian PUPR itu. Diharapkan pedagang yang terhambat aktivitasnya karena proses pengerjaan, untuk sementara waktu harus menerima jika dipindahkan ke lokasi sekitar yang tidak berjauhan.

“Aktivitas pedagang akan sedikit terganggu, kami harap dapat bersabar hingga pengerjaan selesai,” pintanya. (*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top