Nasional

Remu Sumbar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf

Padang, Prokabar – Dukungan untuk Joko Widodo-Ma’ruf Amin terus mengalir di Sumatera Barat. Kali ini, giliran pemuda yang mengatasnamakan diri sebagai  Relawan Muda (Remu) Sumbar yang melakukan deklarasi dukungan untuk Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Deklarasi yang dihadiri ratusan pemuda ini dilaksanakan Minggu (11/11) di Rasaki Hotel Padang, Jalan Raya Bypass, Koto Panjang Ikua Koto, Kototangah. Dalam kesempatan itu, Remuda juga menyatakan dukungannya untuk Fauzi Bahar maju ke DPR RI.

Koordinator Remu Sumbar, Ansirul Hakim mengatakan, Remu merupakan gabungan pemuda perantau dari berbagai daerah. Termasuk di luar Sumbar. Mayoritas  anggota Remu Sumbar berprofesi sebagai guru mengaji, ustaz dan garin masjid dan mushalla.

Menurutnya, sebagai kalangan milenial yang sangat memperhatikan pengembangan generisi Islam di Sumbar,  Remu dinilai perlu andil untuk memberikan dukungan politik terhadap Jokowi untuk maju dua periode sebagai Presiden Indonesia.

“Kami juga siap memberikan dukungan kepada Fauzi Bahar, mantan Wali Kota  yang selama ini dinilai sangat konsen menyuarakan program keagaaman di Kota Padang untuk maju ke DPR RI,” ungkapnya.

Ansirul menambahkan, relawan muda Jokowi Sumbar ini,  secara spontan dibentuk untuk mengawal pilpres yang aman dan damai, khususnya di Sumbar. Remuda siap untuk menyukseskan Jokowi untuk terpilih menjadi presiden kembali pada Pilpres 2019 mendatang.

Ia mengungkapkan, anggota Remu cukup banyak di Sumbar, khususnya di Kota Padang. Mayoritas mereka juga berasal dari kalangan mahasiswa dari berbagai universitas dan perguruan tinggi.

“Remuda memiliki hubungan secara langsung dengan masyarakat. Dan  tentu kami juga harus ikut mensosialisasikan siapa saja yang dinilai layak untuk memimpin negeri ini. Tentu tidak terlepas dari perhatian mereka terhadap program-program ke agamaan,” jelasnya.

Remu menilai, Joko Widodo merupakan Presiden yang peduli dengan generasi Islam Indonesia. Jokowi sudah berkeliling ke beberapa pondok pesantren  di Indonesia, termasuk di Sumut dan Sumbar. Hal ini membuktikan Jokowi sangat perhatian terhadap generasi muda Islam.

Selain itu sebutnya, Remu juga melihat dan merasakan kinerja Presiden Jokowi dalam membangun Indonesia selama ini. Baik dari bidang infrastruktur, olahraga dan ekonomi kreatif.

Sama halnya dengan Fauzi Bahar terang Ansirul, dia adalah penggagas program Pesantren Ramadhan di Kota Padang pada saat menjadi Wali Kota Padang periode 2004-2009.

“Dia membuat  program itu berawal dari kesedihannya saat  berkunjung ke sebuah Lembaga Pemasyarakatan. Saat melihat banyak generasi muda yang terlibat narkoba hingga tawuran. Dengan melihat kondisi dan perilaku remaja tersebut, dirinya pun menggagas kegiatan Pesantren Ramadhan yang wajib diikuti seluruh pelajar mulai dari tingkat SD sampai SMA selama bulan puasa,” jelasnya.

Sementara itu, Fazi Bahar dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan optimis dari Remu untuk memenangkan Jokowi-Ma’aruf di Sumbar. Fauzi juga memberikan apresiasi atas dukungan Remu atas dirinya.

Sebagai Ketua Relawan Jokowi (Rejo) Sumbar, Fauzi menilai, meningkatnya partisipasi dan peran anak muda usia produktif ini, tentu sangat menguntungkan Indonesia. Banyaknya anak muda yang mau bekerja dan memberikan prestasi bagi bangsa Indonesia.

“Ini harus segera diakomodir dan difasilitas sepenuhnya. Mereka juga harus diarahkan untuk lebih berkontribusi lagi terhadap kemajuan bangsa dan negara ini,” tegas Fauzi.

Fauzi juga menilai Jokowi memang perlu dimenangkan kembali untuk dua periode. Karena jika dipilih lagi yang baru, akan banyak program yang telah ada sekarang menjadi terbengkalai.

Selain itu, lanjut Fauzi,  melihat Remu merupakan komunitas bagi pemuda yang mengabdikan diri sebagai guru mengaji dan dan garin di masjid dan mushalla, tentu memiliki fungsi yang sangat penting bagi umat dan generasi penerus.

Dirinya juga telah mempersiapkan beberapa program ke depan untuk lebih memotivasi garin dan guru mengaji di Sumbar. Salah satunya mendorong tunjangan operasional bagi guru MDTA, TPA, TPSA, TPQ, Pondok Quran dan Pesantren serta garin masjid dan mushalla.

Beberapa program  lainnya kata Fauzi, seperti menghidupkan kembali semarak Ramadhan, mengadakan program Hafal Juz 30 bagi anak SD, penguatan aqidah di tingkat SD dan SMP untuk membentengi paham radikal. Kemudian, mengadakan lomba hafiz juz 30 dengan hadiah mobil.(mbb)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top