Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Profil: Zahra Muzdalifah, Pesepakbola Putri Hebat dan Rupawan yang Digilai Kaum Adam

Dibaca : 11.6K

Padang, Prokabar – Tiba-tiba nama Zahra Muzdalifah begitu populer di kalangan pecinta sepakbola Indonesia, ketika ISL Putri bergulir. Pesepakbola putri yang bermain untuk Persija Jakarta putri ini, langsung menjadi sorotan.

Tidak hanya soal kepiawaiannya mengolah si kulit bundar, tapi juga karena parasnya yang rupawan. Sepakbola putri yang selama ini jarang dilirik, kini mulai diburu. Zahra adalah salah satu trend setter-nya.

Kalangan jurnalis olahraga pun kini ramai memburunya, untuk menjawab mengapa wanita cantik kelahiran Jakarta 4 April 2001 ini mau menggeluti sepakbola.

Zahra menceritakan bagaimana awal mulanya menyukai sepakbola, hingga sempat dialihkan oleh orangtuanya ke bulutangkis. “Aku ingin menjadi pemain profesional, pemain perempuan yang bisa layak bermain di Eropa. Itu impian aku dari kecil,” ujarnya, seperti diwartakan, goal.com Indonesia.

“Dulu impian aku ingin bisa bela negara, dan itu sudah (terwujud). Sekarang ada lagi, goals (tujuan) keduanya, sekarang aku ingin bisa menjadi pemain yang bermain di Eropa seperti Egy Maulana Vikri (pemain Lechia Gdansk),” ucap Zahra.

Zahra sendiri sudah mendapatkan kesempatan untuk menjalani trial di salah satu klub Swedia, Rosengard. Kesempatan itu diraih lantaran performanya bersama timnas wanita Indonesia di Asian Games 2018 terpantau pemandu bakat klub tersebut.

Itulah Zahra, yang tengah menjadi buah bibir pecinta sepakbola. Paras cantik dan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar sukses menarik perhatian jutaan pasang mata.

Mencuatnya kapten Timnas Putri Indonesia itu tatkala dia menyumbang satu gol dalam kemenangan 4-1 Persija atas PSIS Semarang. Dari situ, dara manis ini langsung menarik perhatian khususnya kaum adam. Foto-fotonya baik di dalam maupun luar lapangan langsung tersebar di berbagai media sosial.

Dalam pengakuannya, Zahra mulai mencitai sepak bola di umur 7 tahun. Sang ayah yang pertama kali memperkenalkannya dengan dunia si kulit bundar.

Pada awal kariernya, wanita yang menyukai makanan pempek tersebut bergabung di tim futsal putri Ngapak FC. Di sana, Zahra menjadi pemain tersubur Liga Futsal Nusantara 2016 DKI Jakarta dengan torehan tiga gol.

Seiring berjalannya waktu, Zahra beralih ke sepak bola. Tak tanggung-tanggung, atlet yang mengidolakan Neymar Jr, James Rodriguez, dan Egy Maulana Vikri itu pernah mentas di berbagai kejuaraan. Salah satunya di Norwegia dalam agenda bertajuk Norway Cup selama dua pekan.

Kala itu, dia masuk ke Sekolah Sepak Bola (SSB) ASIOP Apacinti. Hebatnya lagi, Zahra bergabung dalam tim yang seluruhnya beranggotakan pemain pria. Tapi, kondisi tersebut tidak membuatnya minder. Zahra justru tertantang untuk menunjukkan kemampuannya.

Singkat cerita, Zahra kembali ke Indonesia dan berkarier bersama Klub Jakarta 69. Sebagai gelandang, dia merupakan pemain yang cerdas dalam mengalirkan bola.

Berkat performa gemilangnya, Zahra berhasil menembus Timnas Putri Indonesia. Dia memperkuat Srikandi Garuda di ajang Asian Games 2018. Dalam momen tersebut, Zahra sukses mencetak dua gol.

Tak hanya pandai di atas lapangan, Zahra ternyata juga tergolong pintar di sekolahnya. Buktinya, dia mengikuti program akselerasi setelah lulus SD. Dengan begitu, dia mencicipi bangku SMP dan SMA hanya dalam waktu dua tahun saja. Kini, Zahra fokus memperkuat Persija di ajang Liga 1 Putri 2019.(rzm)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top