Presiden Usulkan Bakso Jadi Makanan Kuliner Khas Nusantara

Penulis -

Minggu, 3 Maret 2019 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepakat dengan keinginan para pedagang untuk menjadikan bakso sebagai makanan kuliner khas Nusantara. Kesepakatan ini disampaikan Presiden saat bersama Ibu Negara Iriana makan bakso bersama warga dalam acara Gebyar Bakso Merah Putih di Lapangan Deltamas, Desa Hegarmukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu, Minggu (3/3) siang.

Setuju enggak kita tetapkan sebagai makanan khas Nusantara atau makanan kuliner khas Indonesia?” tanya Presiden yang langsung dijawab serentak para pedagang bakso dengan teriakan, “Setuju.”

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sebelumnya Presiden Jokowi telah menyampaikan, bahwa dirinya suka baik mie ayam maupun bakso.  “Sudah dari pagi tadi saya belum makan karena pengen makan bakso bersama Bapak/Ibu, dan Saudara-saudara semuanya,” ujarnya.

Saat berdialog dengan Samijo, seorang pedagang mie ayam asal Wonogiri, Presiden Jokowi mengapresiasi penghasilan kotor yang didapatkan hingga mencapai Rp700-800 ribu per hari.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dialog kedua dengan pedagang bernama Sularni penjual bakso keliling, juga menyatakan rasa gembira mendengar penghasilan yang didapatkan Rp700 ribu per hari.  Keuntungan yang bisa didapatkan tersebut, menurut Presiden, bisa terjadi karena harga-harga yang stabil.

“Bapak/Ibu merasakan harga stabil? Benar? Jangan dibolak-balik nanti,” ujar Presiden Jokowi.

Ketika berdialog dengan pedagang ketiga, Presiden mengemukakan bahwa saat ini ada kredit mikro dan ultra mikro yang dapat dimanfaatkan. Kepala Negara mencontohkan program Mekaar yang merupakan kredit ultra mikro, para pedagang dapat memanfaatkan pembiayaan usaha dengan nilai Rp10 juta.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Hal lain yang disampaikan oleh Kepala Negara pada acara tersebut yakni program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang telah berjalan selama ini. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB