Presiden Belum Akan Longgarkan PSBB

Penulis -

Sabtu, 16 Mei 2020 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa belum akan melonggarkan  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan ingin agar masyarakat produktif serta tetap aman dari Covid-19.

“Kita ingin terus akan melihat angka-angka, akan melihat fakta-fakta di lapangan. Intinya, kita harus sangat hati-hati, jangan sampai kita keliru memutuskan,” tutur Presiden Jokowi saat memberikan keterangan, dilansir Sabtu (16/5).

Kepala Negara mengingatkan kembali agar jangan sampai keliru memutuskan, tapi juga harus melihat kondisi masyarakat sekarang ini.

“Kondisi yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja), kondisi masyarakat yang menjadi tidak berpenghasilan lagi, ini harus dilihat. Kita ingin masyarakat produktif dan tetap aman dari Covid-19,” imbuh Presiden.

Jika kondisi masyarakat produktif dan aman dari Covid-19, Presiden tegaskan bahwa PSBB tidak akan dicabut dan akan berlangsung terus sebagaimana telah disampaikan.

“Kita harus memiliki sebuah tatanan kehidupan baru untuk bisa berdampingan dengan Covid-19. Artinya, kehidupan masyarakat berjalan,” terang Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden menegaskan kembali bahwa kehidupan masyarakat berjalan, tapi juga harus bisa menghindarkan diri dari Covid-19, dengan cara cuci tangan setelah beraktivitas, jaga jarak yang aman, dan pakai masker.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa saat kondisi telah aman tentunya nanti setelah diputuskan, sektor-sektor usaha yang tutup, berangsur-angsur bisa buka kembali dengan cara-cara yang aman dari Covid-19 agar tidak menimbulkan risiko meledaknya wabah.

“Saya ambil contoh, misalnya restoran bisa mulai buka tapi isinya mungkin hanya 50 persen, jarak antarkursi diperlonggar, jarak antarmeja diperlonggar,” ungkap Presiden.

Terkait evaluasi PSBB sendiri, Presiden mengakui akan terus dilakukan setiap waktu.

Untuk itu, Presiden terus mengingatkan bahwa semua harus tetap ketat menjaga protokol kesehatan.

“Untuk tetap menjaga jarak, tetap mencuci tangan sehabis kegiatan, dan memakai masker, kuncinya di situ untuk menghindari second waveatau gelombang kedua,” sambungnya.

Soal pelonggaran PSBB ini, Presiden kembali menegaskan akan diputuskan setelah kita melihat fakta-fakta di lapangan dan angka-angka dari kurva positif korona, kurva sembuh, dan kurva yang meninggal (wafat). (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditemani Maruarar Sirait, Bos Danantara Dony Oskaria Pastikan Hunian Warga Senen Layak Huni
‎Dony Oskaria dan Dasco Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Tekanan Pasar Global
Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru
Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan
Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026
Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:09 WIB

Ditemani Maruarar Sirait, Bos Danantara Dony Oskaria Pastikan Hunian Warga Senen Layak Huni

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:31 WIB

‎Dony Oskaria dan Dasco Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Tekanan Pasar Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:40 WIB

Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:29 WIB

Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru

Berita Terbaru

Daerah

Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:43 WIB