Daerah

POMDA Sumbar, Ajang Pembuktian Mahasiswa Menuju Nasional

Padang, Prokabar — Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Sumbar telah resmi dihelat, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 27 Juni dengan tempat pertandingan pada 5 kampus yaitu UNP, UNAND, UPI YPTK, Politeknik Negeri Padang dan Politani Payakumbuh.

Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Sumatera Barat, Ardipal mengatakan bahwa POMDA Sumbar ini sekaligus merupakan tahap seleksi daerah menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2019 yang akan berlangsung di Jakarta medio Desember mendatang.

”Sebelum mempersiapkan untuk POMNAS yang akan diselenggarakan di Jakarta, Desember 2019 nanti kita laksanakan dulu POMDA yang merupakan ajang seleksi bagi Kontingen Mahasiswa Sumbar nantinya di ajang POMNAS,” ungkapnya, Jumat.

Sementara itu, Sekretaris BAPOMI Sumbar, Arsil melaporkan bahwa POMDA Sumbar 2019 diikuti 20 PTN/PTS se Sumbar.

“ Kegiatan ini mempertandingkan 20 cabang olahraga dengan total jumlah atlet 600-an orang. Cabang yang dipertandingkan merujuk pada cabang yang dipertandingkan di POMNAS 2019, seperti pencak silat, karate, futsal, bulutangkis, tenis lapangan, kempo, sepak takraw, dan catur, atletik, bola basket, bola voli indor, petanque, renang, dan tarung drajat.” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, peserta POMDA yang merupakan seleksi atlet Kontingen Sumbar ke Ajang POMNAS 2019 ini wajib memenuhi ketentuan umum, diantaranya jumlah peserta dan nomor dari cabor POMDA atau Selekda dapat diikuti oleh seluruh atlet mahasiswa dari perguruan tinggi di Sumbar. Tetapi setiap mahasiswa peserta hanya boleh mengikuti satu cabor, dan tidak boleh merangkap cabor lain.

Selain itu, peserta POMDA/Selekda BAPOMI Sumbar harus memenuhi ketentuan. Antara lain peserta adalah mahasiswa/olahragawan yang mewakili PTN-PTS di wilayah Sumbar yang dibuktikan dengan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti), Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Rencana Studi (KRS) semester berjalan serta Surat Rekomendasi dari pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan dan mahasiswa tersebut tidak dalam sedang menjalani skorsing dari organisasi cabor induk. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top