PLN Targetkan Akhir 2019 Rasio Elektrifikasi Sumbar 98 Persen

Penulis -

Jumat, 26 April 2019 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Akhir 2019 ini, PT PLN (Persero) menargetkan rasio elektrifikasi di Sumatera Barat mencapai 98 persen. Jumlah itu meningkat dibandingkan posisi Maret 2019 yang hanya sebesar 92,8 persen.

General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat Bambang Dwiyanto saat meninjau program penyambungan listrik desa mengatakan bahwa pihaknya optimistis mencapai target elektrifikasi tersebut meski dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah.

“Tantangan di wilayah ini adalah kondisi geografis yang menantang. Banyak wilayahnya cukup jauh terpencil, remote area, yang berada di balik gunung, sehingga minim infrastruktur terutama jalan,” katanya, Jumat (26/4) di Padang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Namun, PLN dengan berbagai upaya tetap akan melistriki daerah-daerah pelosok tersebut.

“Di antaranya, kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan ketersediaan infrastruktur jalan,” ujarnya.

Menurut dia, wilayah-wilayah terpencil tersebut antara lain berada di Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Pasaman Barat.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Bambang juga menambahkan bahwa saat ini seluruh desa di Sumbar yang berjumlah 1.158 sudah berlistrik. Dari jumlah itu, sebanyak 16 desa di antaranya berlistrik melalui program pembagian lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) Kementerian ESDM.

“Kami menargetkan secara bertahap ke-16 desa sudah mendapat listrik dari jaringan PLN pada akhir tahun ini,” katanya.

Salah satu warga yang mendapatkan program listrik desa PLN, Armis (54), mengatakan sejak seminggu lalu, rumahnya sudah mendapat listrik berdaya 900 VA. Biaya penyambungan listriknya dibayar secara mencicil.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Sebelum ada listrik PLN, kami memakai lampu dinding dengan bahan bakar minyak tanah. Selain mahal, pakai minyak tanah ini, merepotkan dan membelinya sekarang cukup sulit. Kalau dengan listrik PLN, saya tinggal pencet langsung menyala,” katanya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB