Jakarta, Prokabar – Tanggal 1 Juni 2021, tepat usia ke-50 tahun Fadli Zon, Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI).
Fadli Zon lahir di Jakarta, 1 Juni 1971. Ia menyelesaikan gelar Sarjana pada Program Studi Rusia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (1997), dan gelar Master of Science (M.Sc) pada Studi Pembangunan Ekonomi dari The London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris (2003). Gelar Doktor diperoleh pada bidang sejarah pemikiran ekonomi di Universitas Indonesia (2016).
Sebagai bentuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 tahun, Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI} meluncurkan Sampul Peringatan Berperangko Prisma (Prisma on Commemorative Cover) yang menampilkan foto diri Fadli Zon karya pelukis maestro Jeihan Sukmantoro.
Fadli Zon sendiri merupakan Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia periode 2017-2022. Ia terpilih menjadi Ketua Umum dalam Kongres IX Perkumpulan Filatelis Indonesia, yang dilaksanakan pada 8-9 Agustus 2017, di Bandung.
Sebelum menjadi Ketua Umum, Fadli Zon adalah anggota Dewan Pembina PP PFI. Ia telah berpartisipasi dalam berbagai kompetisi filateli baik di tingkat nasional, internasional dan dunia. PFI sendiri merupakan organisasi yang didirikan sejak zaman Hindia Belanda pada 29 Maret 1922.
Fadli Zon memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di bidang Filateli antara lain: Kolektor Sampul Hari Pertama (SHP) Perangko Indonesia Terlengkap (2018) ; Kolektor Cetak Percobaan (Proof) Prangko Indonesia Terpanjang (2018); Kolektor Kartu Pos Bergambar Periode Hindia Belanda Terbanyak (2018); Kolektor Lukisan Perangko Indonesia (Artist Drawing) (2018); Kolektor Cap Pos Terbanyak (2019); Kolektor Cap Sampul Hari Pertama Terbanyak dari Bahan Kuningan (2019); Kolektor Pelat Cetakan Prangko Indonesia Terbanyak (2019); Kolektor Color Proof Prangko Seri 25 Tahun Queen Wilhelmina Terlengkap (2020); Kolektor Prangko Label/Stiker Terpanjang (2020), Kolektor Cap Sampul Hari Pertama Terbanyak dari Bahan Karet (2020).
Selain itu koleksi filateli Fadli Zon juga mendapat banyak penghargaan di tingkat dunia. Koleksi Kelas Postal History dengan judul koleksi Postal Cancellation 1789-1914 mendapat Medali Large Gold di Pameran Filateli Kuala Lumpur, Malaysia 2019. Koleksi Netherlands Indies Postal Stationery 1874-1942 mendapat penghargaan di tingkat dunia Large Vermeil (Thailand 2018) dan Large Vermeil (Brasilia, 2017). Koleksi Kelas Picture Postcard dengan judul Koleksi The Netherlands Indies Picture Postcard mendapat medali Gold di Pameran Filateli Dubai (2020).
Dengan terbitnya sampul prangko ini menjadi tanda apresiasi kepada Fadli Zon yang terus berpartisipasi dan turut berkontribusi menghidupkan filateli baik di level regional, nasional, maupun internasional. Hal ini pula yang melandasi PFI menerbitkan Sampul Peringatan Berperangko Prisma menampilkan foto diri Fadli Zon.
Gita Novandi, Sekjen PFI berharap dengan terbitnya Sampul Peringatan Berperangko Prisma yang menampilkan Fadli Zon menjadi salah satu bentuk apresiasi kepada tokoh nasional yang memiliki dedikasi pada kemajuan filateli. Ini juga merupakan upaya dari PFI untuk menciptakan prangko-prangko yang lebih kreatif. Apalagi, di tengah dunia serba digital dan kemajuan teknologi komunikasi, prangko seolah tak relevan.
Namun prangko dan filateli ternyata tetap hidup dan tetap menjadi penanda zaman. Peluncuran Sampul Peringatan Berperangko Prisma ini merupakan bentuk apresiasi terhadap tokoh nasional sekaligus menarik generasi muda saat ini yang mungkin jauh dari dunia filateli khususnya prangko. (*/mbb)

















