Jakarta, Prokabar — Inovasi tiada henti bagi JNE. Salah satunya adalah layanan kurir sepeda atau disebut Messenger Service (WMS) yang terbentuk sejak 2016 lalu.
Kerjasama khusus yang dijalin adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan juga sebagai solusi akan padatnya lalu lintas perkotaan, serta kebijakan ganjil – genap, mau pun larangan melintas untuk kendaraan bermotor di beberapa ruas jalan.
WMS merupakan anggota dari IBMA (Indonesia Bike Messenger Association) atau Asosiasi Kurir Sepeda Indonesia. Pada saat mengikuti kejuaraan kurir sepeda dunia Cycle Messenger World Championships (CMWC) yang ke-25 (Agustus/ 2017) di Montreal – Kanada, WMS mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara CMWC selanjutnya.
CMWC 2019 yang diikuti oleh 380 peserta dari 34 negara, adalah sebuah ajang berkumpul dan berkompetisi bagi para kurir sepeda dari seluruh dunia. Dari total peserta tersebut, 89 orang adalah rider asal Indonesia dan 2 orang diantaranya adalah kurir JNE – WMS.
Setelah melalui beragam tantangan, total 60 rider melaju ke babak final, termasuk 2 orang kurir JNE – WMS bersama 4 orang rider asal Indonesia lainnya.
Walaupun belum dapat meraih peringkat 3 besar, namun seorang rider JNE – WMS, yaitu Binangkit Djati berhasil meraih peringkat ke-29. Nilai yang diraihnya dalam ajang kali ini mengalahkan ratusan rider dari berbagai Negara, seperti Amerika Serikat, Australia, dan yang lainnya.
“Sebuah kebanggaan Indonesia menjadi tuan rumah Cycle Messenger World Championship ke-27 tahun 2019. Sebab, jadi tuan rumah CMWC itu susah sekali. Akhirnya digelar di Indonesia tahun ini adalah hasil bidding kita 2 tahun lalu”, ujar Hendi Rachmat, Ketua Penyelenggara CMWC 2019 sekaligus CEO Westbike Messenger Service.
Hendi pun mengungkapkan bahwa banyak negara berebut ingin jadi tuan rumah CMWC tiap tahunnya. Indonesia adalah negara kedua di Asia setelah Jepang yang berhasil menjadi tuan rumah ajang ini.
Negara yang sering menang bidding dan mendapatkan kesempatan menjadi penyelenggara CMWC adalah Amerika Serikat dan Negara – Negara di Amerika Selatan, serta Eropa.
Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, mewakili JNE sebagai mitra eksklusif WMS juga menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas terselenggaranya CMWC 2019.
“Selamat kepada WMS yang berhasil menyelenggarakan event bertaraf internasional ini yang perdana di Indonesia. Kami pun turut bangga atas prestasi yang diraih oleh para rider asal Indonesia, terutama Binangkit Djati yang merupakan kurir sepeda JNE – WMS di Bandung,” ujarnya.
JNE pun menggelar booth khusus yang berisi berbagai entertainment untuk seluruh peserta yang hadir di CMWC 2019. Terdapat berbagai penampilan atraktif dari komunitas sepeda BMX, DJ performance, sampai dengan fasilitas karaoke yang dapat dinikmati semua pengunjung mau pun para rider.
Setelah selama dua tahun JNE bekerjasama dengan WMS, peningkatan pengiriman dengan menggunakan moda transportasi sepeda semakin banyak.
Jumlah paket yang dikirimkan oleh kurir JNE – WMS tahun 2018 meningkat lebih dari 40% dibanding tahun sebelumnya. Dari sekitar 450 ribu paket selama tahun 2017, bertambah menjadi total lebih dari 1 juta paket sepanjang tahun 2018 lalu.
Bahkan, karena meningkatnya jumlah pengiriman dan kondisi perkotaan yang semakin padat, mulai 2017 lalu JNE – WMS semakin memperluas area operasionalnya.
Kini selain di Jakarta, JNE – WMS juga beroperasi di Bandung, Surabaya, Lampung dan Medan dengan jumlah kurir mencapai lebih dari 85 orang pesepeda. (beb)
















