Budaya

Perantau di DKI Jakarta Wacana Danau Maninjau Jadi Konservasi

Jakarta, Prokabar – Festival Danau Maninjau 2018 telah usai digelar Minggu Lalu. Kegiatan tersebut terselenggara dengan baik dan sukses. 1000 Tambua Tansa Minangkabau yang menggemparkan langit pagi DKI Jakarta tersebut diharapkan mencapai nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan perantau membangun kepedulian terhadap kampung halamannya.

Tujuan utama kegiatan tersebut adalah pelestarian Alam dan Seni Budaya Danau Maninjau. Danau yang sudah rusak parah akibat Keramba Jaring Apung (KJA), dan mulai melemahnya minat generasi muda terhadap kesenian Tambua Tansa.

Ketum Bamus Perantau Salingka Danau Maninjau, Hendry Harmen mengatakan kegiatan lebih menarik simpatik Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat, peduli terhadap kelestarian Danau Maninjau.

“Danau Maninjau sudah Over kapasitas dan berdampak buruk penurunan kualitas air, bahkan sampai pencemaran lingkungan. Sudah 4 tahun ini, kami bersama Pemprov Sumbar dan Pemda Agam, berjuang mengatasi masalah tersebut,” Kata Hendry.

Senada dengan Ketua Panitia Festival Danau Maninjau 2018, Walneg S. Jas mengungkapkan kekayaan alam, kesenian dan budaya Salingka Danau menjadi perhatian serius dari perantau. Selain Danau yang tercemar, Gandang atau Tambua Tasa selalu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Agam. “Setiap Pernikahan atau pesta rakyat Agam, Tambua Tasa adalah bagian penting terutama saat arakan dari rumah penganten pria menuju rumah penganten wanita,” tutur Walneg S. Jas.

Selain Parade Tambua dan Tansa lanjutnya, juga menggelar Seminar, Diskusi Ilmiah dengan banyak audiensi. “Kami akan memperjuangkan Danau Maninjau dapat ditetapkan sebagai Danau Konservasi. Kami juga akan menggalang dana untuk bisa memberdayakan masyarakat sebagai modal awal beralih ketergantungan terhadap Keramba Jaring Apung atau KJA,” tuturnya.

Walneg juga mengatakan akan kembali mengaktifkan Tim Tasforce (Satgas) Dedicate untuk membersihkan air dipermukaan danau. “Kami juga menghadirkan 500 UMKM serta Fashion Show Busana Minangkabau. Berharap semua visi dan misi pelestarian alam dan seni budaya ini, dapat bermanfaat dan terwujud,” tutup Ketua Panitia Festival Danau Maninjau Tersebut. (rud)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top